Innalillahi wainnailaihi rojiun. Kabar duka menyelimuti dunia militer dan pertahanan tanah air. Mantan Menteri Pertahanan sekaligus tokoh senior Tentara Nasional Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu sore.
Kepergian pria kelahiran Palembang, 1 April 1950, itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Biro Informasi dan Pengolahan Data Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. Ia menyatakan bahwa Ryamizard tutup usia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
“Benar, kami mendapat informasi berita duka cita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini,” ujar Brigjen Rico saat dikonfirmasi awak media.
Menurut keterangan yang disampaikan, mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu menghembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB. “Minggu, 31 Mei 2026, pukul 14.03 WIB di RSPAD,” tambahnya.
Ryamizard Ryacudu bukanlah nama asing dalam sejarah pertahanan dan keamanan Indonesia. Sebelum dipercaya menjadi Menteri Pertahanan pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai salah satu perwira tinggi yang disegani dan memiliki pengalaman luas di medan operasi militer.
Artikel Terkait
Separuh Penumpang Whoosh Catat Perjalanan Bandung-Jakarta di Puncak Arus Balik Libur Panjang
Sopir Taksi Online Rusak Spion Mobil di Tol JORR, Polisi Amankan Pelaku di Ciputat
Rafael Benitez Buka Suara, Siap Latih Timnas Italia
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD