Persija Jakarta Resmi Gunakan Bus Listrik untuk Armada Tim Mulai Liga Super 2026/2027

- Selasa, 26 Mei 2026 | 20:00 WIB
Persija Jakarta Resmi Gunakan Bus Listrik untuk Armada Tim Mulai Liga Super 2026/2027

Persija Jakarta mengambil langkah maju dalam profesionalisme dan kepedulian lingkungan dengan menggunakan bus listrik untuk mengangkut pemain serta staf tim mulai musim Liga Super 2026/2027. Armada baru ini tidak hanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas tim, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen klub terhadap kelestarian lingkungan melalui pengurangan emisi, kebisingan, dan efisiensi energi.

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dari visi klub untuk terus bertumbuh dan bergerak ke arah yang lebih profesional.

“Jika sebagai sebuah klub, Persija harus terus bertumbuh, bergerak maju, dan lebih profesional dalam setiap aspeknya, maka pembelian armada bus baru dengan teknologi EV terbaik ini menjadi salah satu bentuk komitmen terhadap visi dan misi tersebut,” ujar Bambang dalam keterangan resmi klub. Ia menambahkan bahwa segala fitur kecanggihan yang dimiliki bus ini diharapkan dapat menunjang aktivitas serta memberikan kenyamanan bagi tim dalam menjalani setiap pertandingan.

Bus tersebut menggunakan sasis Hyundai Elec City dengan panjang mencapai 12 meter. Kabinnya dilengkapi 38 kursi penumpang yang didominasi warna oranye, sementara di bagian tengah jok terpasang logo Persija Jakarta sebagai penegas identitas klub yang dikenal dengan julukan Macan Kemayoran. Di Indonesia, sasis ini hadir dalam konfigurasi setir kanan yang dikembangkan khusus untuk pasar domestik, dengan baterai ditempatkan di atap dan motor listrik yang bekerja di poros roda belakang.

Untuk urusan bodi, kepercayaan diberikan kepada Karoseri Laksana yang menyematkan desain Legacy SR3. Desain ini mempertahankan kaca panoramik tunggal yang membentang lebar, garis samping yang bersih, serta kabin yang lapang. Menurut pihak pengembang, Legacy SR3 Neo Panorama listrik tidak berusaha tampil berbeda dari pendahulunya secara visual, tetapi menghadirkan satu perbedaan mendasar yang baru terasa saat mesin pertama kali dinyalakan, yakni keheningan.

Bek Persija Jakarta, Paulo Ricardo, turut memberikan kesan pribadinya terhadap bus listrik tersebut.

“Bus listrik ini terasa sangat istimewa dan sangat nyaman. Sebuah bus yang tidak sekadar alat transportasi, tetapi juga cara Persija berjalan berdampingan dengan alam untuk saling menjaga,” katanya.

Sementara itu, dari segi nilai investasi, sasis Hyundai Elec City yang digunakan diperkirakan mencapai Rp2,6 miliar. Angka tersebut belum termasuk biaya karoseri yang mencakup pengerjaan bodi, interior, serta sejumlah fasilitas tambahan lainnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar