Kekalahan memalukan di kandang sendiri pada laga pamungkas musim ini menjadi titik kulminasi dari serangkaian performa buruk yang akhirnya memaksa manajemen AC Milan mengambil tindakan tegas. Klub berjuluk Rossoneri itu resmi memecat pelatih kepala Massimiliano Allegri dan CEO Giorgio Furlani pada Senin, sehari setelah mereka gagal mengamankan tiket ke Liga Champions hanya karena selisih satu gol.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh pemilik klub, RedBird Capital Partners, yang menilai musim ini sebagai sebuah kegagalan yang tak terbantahkan. Kegagalan itu semakin terasa pahit karena Milan sebenarnya sempat unggul lebih dulu dalam laga kontra Cagliari, namun akhirnya harus menyerah 1-2 di hadapan pendukungnya sendiri di San Siro. Cemoohan dari suporter pun tak terhindarkan begitu peluit panjang berbunyi.
Padahal, sepanjang musim Serie A, Milan sempat bercokol di papan atas dan bahkan bersaing ketat dalam perburuan scudetto. Namun, performa tim merosot drastis pada fase krusial. Hanya dua kemenangan yang mampu diraih dalam delapan pertandingan terakhir, sebuah laju buruk yang membuat mereka terlempar ke posisi kelima di hari terakhir kompetisi.
“Fase akhir musim benar-benar tidak konsisten dengan performa sebelumnya. Kekalahan mengecewakan tadi malam di laga terakhir mengubah musim ini menjadi sebuah kegagalan yang tak terbantahkan,” tulis RedBird dalam pernyataan resmi mereka.
Perombakan besar-besaran pun dilakukan. Selain Allegri dan Furlani, manajemen juga memutuskan untuk berpisah dengan direktur olahraga Igli Tare dan direktur teknik Geoffrey Moncada. RedBird hanya mempertahankan Zlatan Ibrahimovic yang saat ini menjabat sebagai penasihat khusus klub.
“Sekarang adalah waktunya untuk perubahan dan reorganisasi menyeluruh dalam operasional sepak bola klub. Efektif mulai sekarang, kami berpisah dengan mereka. Kami berterima kasih atas kerja keras dan dedikasi mereka selama berada di AC Milan,” lanjut pernyataan tersebut.
Musim lalu, Allegri kembali ditunjuk untuk menangani Milan dengan misi utama membawa tim kembali ke Liga Champions setelah finis di posisi kedelapan pada musim sebelumnya. Selama masa kepemimpinannya, ia mencatatkan 22 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan dari total 42 pertandingan di semua ajang.
Sementara itu, Managing Partner RedBird, Gerry Cardinale, dikabarkan akan bekerja langsung dengan Ibrahimovic untuk membangun ulang struktur klub. Langkah ini mencakup pencarian pelatih baru, CEO baru, dan direktur olahraga baru. “Pengumuman lebih lanjut terkait penunjukan posisi-posisi baru akan disampaikan pada waktunya, dengan tujuan agar klub siap sepenuhnya menghadapi musim depan,” tutup pernyataan resmi klub.
Artikel Terkait
National September 11 Memorial & Museum di New York Resmi Dibuka sebagai Monumen Peringatan Serangan Teroris 2001
Puncak Haji Dimulai: Jemaah Mulai Diberangkatkan ke Arafah, Kemenag Imbau Jaga Stamina dan Kesehatan
Polisi Buru Pemilik Wedding Organizer di Jakarta Timur yang Diduga Tipu Tiga Pasangan Pengantin dengan Kerugian Ratusan Juta
Deri Corfe Pulang ke Inggris Usai Musim BRI Super League 2025/2026 Berakhir