Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil dinas milik Kapolsek Kota Waingapu terjadi di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu pagi, menyeruduk sebuah bengkel tambal ban dan menyebabkan enam warga mengalami luka-luka. Insiden tersebut berlangsung di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, sekitar pukul 10.40 WITA, tepat di tikungan Jembatan Payeti. Mobil dinas berjenis Isuzu D-Max dengan corak cokelat kombinasi kuning khas Polri itu dikemudikan langsung oleh Kapolsek setempat, Ipda Nathan Kuri, yang saat itu melaju dari arah traffic light Payeti menuju pusat kota.
Namun, laju kendaraan tiba-tiba tidak terkendali saat melintas di lokasi kejadian. Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, mengungkapkan bahwa berdasarkan penyelidikan sementara, mobil dinas tersebut kehilangan kendali setelah diduga mendapat gangguan dari kendaraan lain.
"Kendaraan dinas diduga kuat disenggol oleh sebuah sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa nomor polisi yang nekat menyalip secara mendadak dari sisi kiri jalan," jelas AKBP Gede Harimbawa pada hari yang sama.
Senggolan itu diduga membuat Ipda Nathan Kuri terkejut hingga mobil keluar dari jalur aspal. Kendaraan kemudian naik ke atas trotoar dan meluncur deras menghantam sebuah bengkel tambal ban yang berada di tepi jalan. Saat benturan terjadi, sejumlah warga tengah duduk bersantai di area bengkel dan tidak sempat menyelamatkan diri.
"Mobilnya kencang dari arah lampu merah, tiba-tiba oleng ke kiri langsung naik ke trotoar dan hantam bengkel tambal ban. Di situ memang lagi ada beberapa orang yang sedang duduk-duduk," ujar Soleman Paul, seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Benturan keras itu mengakibatkan bagian depan bengkel rusak berat. Enam orang warga yang berada di lokasi terkena hantaman moncong mobil dinas dan menderita luka-luka. Seluruh korban segera dievakuasi oleh petugas bersama warga sekitar ke Rumah Sakit Kristen (RSK) Lindimara Waingapu untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Hingga berita ini diturunkan, beberapa korban di antaranya masih harus menjalani rawat inap karena mengalami luka yang cukup serius.
Sementara itu, pihak Satlantas Polres Sumba Timur memastikan telah menangani kasus ini secara profesional. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan mobil dinas Kapolsek dan sepeda motor Honda Beat yang terlibat sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.
Artikel Terkait
Persib Bandung Juara Liga Super Indonesia 2025/2026 Unggul Head-to-Head atas Borneo FC
Anggota Timwas DPR Apresiasi Dedikasi Petugas Haji 2026: Budaya Kerja Berubah Drastis
Banjir Setinggi 150 Cm Rendam 138 Rumah di Bogor, Satu Rumah Ambruk
Polisi Pastikan Dugaan Prostitusi Anak dengan WNA Jepang di Lokasari Tidak Terbukti