Tiga pemuda diamankan Tim Patroli Ditsamapta Polda Metro Jaya dalam sebuah operasi antisipasi kejahatan jalanan di kawasan Jalan Cideng Barat, Jakarta Pusat, pada Sabtu dini hari. Dari tangan para terduga pelaku, petugas menyita satu bilah senjata tajam jenis celurit dan satu unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk beraksi.
Patroli yang digelar pada 23 Mei 2026 itu merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menekan angka kejahatan 3C, yakni pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor. Kegiatan pengawasan dimulai sejak pukul 00.30 WIB dengan menyisir kawasan Jalan Sudirman hingga Thamrin, yang dikenal sebagai titik rawan aksi kriminalitas pada jam-jam sepi.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, menegaskan bahwa patroli malam hingga dini hari terus ditingkatkan untuk merespons potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyebut kehadiran aparat di lapangan merupakan langkah strategis yang bersifat preventif sekaligus penegakan hukum.
"Kehadiran kepolisian di lapangan merupakan bagian dari langkah preventif sekaligus penegakan hukum. Patroli ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan. Kepolisian hadir untuk mencegah kejahatan jalanan dan merespons cepat setiap potensi gangguan kamtibmas," ujar Kombes Wahyu dalam keterangan resminya, Minggu (24/5).
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga pemuda berinisial D, A, dan I di sekitar Jalan Cideng Barat. Mereka diduga kuat terkait dengan potensi aksi begal atau kejahatan jalanan yang kerap meresahkan warga. Setelah diamankan, ketiganya langsung dibawa dan diserahkan ke Polsek Gambir untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari lokasi, petugas mengamankan satu unit sepeda motor serta satu senjata tajam jenis celurit. Ketiganya kemudian dibawa dan diserahkan ke Polsek Gambir untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Di sisi lain, Kombes Wahyu mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Ia meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
"Kami mengajak masyarakat ikut menjaga kamtibmas. Bila melihat potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada kepolisian terdekat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan profesional," tutupnya.
Artikel Terkait
Tokoh Adat Papua Yasinta Moiwend Tuding Dijebak Tanpa Izin dalam Film Kontroversial Pesta Babi
695 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Banten Mulai Beroperasi
Brimob Patroli Dini Hari, 17 Orang Diamankan di Sejumlah Titik Rawan Jakarta dan Sekitarnya
Viktor Axelsen Kritik Sistem Skor 15 Poin BWF, Sebut Akan Hilangkan Drama dan Strategi Pertandingan