Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, angkat bicara mengenai laporan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. Ia menegaskan bahwa unggahan konten tersebut sepenuhnya merupakan tindakan pribadi, bukan atas nama partai.
Pernyataan itu disampaikan Grace dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 11 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia tampak didampingi oleh sejumlah pendiri PSI, antara lain Isyana Bagoes Oka, Danik Eka Rahmaningtiyas, dan Cheryl Tanzil.
“Hari ini saya didampingi oleh sahabat-sahabat yang kebetulan juga sedang sudah bebas tugas semua nih ya dari kantornya masing-masing. Ada juga di sini ada sesama pendiri PSI juga, tapi hari ini hadir sebagai pribadi, sebagai sahabat-sahabat aja,” ujar Grace.
Dalam kesempatan yang sama, Grace turut menanggapi pernyataan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, yang sebelumnya menyatakan bahwa partainya tidak akan memberikan bantuan hukum dalam kasus ini. Menurut Grace, keputusan tersebut justru berasal dari permintaannya sendiri.
“Saya selaku pendiri partai menginstruksikan kepada Ketua Harian, dalam hal ini Bang Ahmad Ali, agar tidak melibatkan partai,” tegasnya.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Minta Maaf atas Kontroversi Penjurian LCC Empat Pilar di Kalbar, Janji Evaluasi Total
Steffi Zamora Ungkap Rahasia ASI Berkualitas: Konsumsi 4-8 Telur Omega dan Daun Kelor Tanpa Suplemen Booster
247 Jemaah Calon Haji Patuna Travel Ikuti Manasik Haji di Bogor
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp50 Miliar