Pemerintah Provinsi Jakarta mulai membuka peluang untuk menambah jumlah sekolah swasta gratis. Nah, yang menarik perhatian, mereka juga melirik madrasah sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Gubernur Pramono, katanya, ingin kebijakan ini berjalan adil. Untuk semua pihak, tanpa terkecuali.
Anggarannya sendiri sudah disiapkan. Cukup besar, Rp 253,6 miliar. Uang sebanyak itu rencananya bakal mendanai 103 sekolah swasta yang akan digratiskan. Tapi, kalau usulan terbaru ini benar-benar jalan, jumlahnya bisa lebih dari itu. Mungkin jauh lebih banyak.
“Mudah-mudahan ke depan, kalau ruang fiskal DPRD DKI Jakarta memungkinkan untuk menambah, pasti akan kami tambah,” ujar Pramono di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4/2026). Ia menambahkan, “Ya pokoknya harus adil buat semuanya, termasuk madrasah.”
Suasana di rapat paripurna DPRD hari itu cukup ramai. Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Subki, angkat bicara. Ia meminta agar madrasah sekolah swasta di bawah Kementerian Agama bisa ikut dimasukkan dalam program ini. Menurutnya, sudah sepantasnya mereka juga mendapat perhatian yang sama.
“Saya mengusulkan kepada gubernur dan jajarannya, agar sekolah gratis ini nanti disusul juga dengan madrasah swasta gratis,” kata Subki. Suaranya terdengar tegas, seperti menekankan bahwa ini bukan sekadar usulan biasa.
Artikel Terkait
Jaksa Agung Minta Anggaran Khusus untuk Rawat dan Amankan Aset Sitaan Korupsi
Menteri Pigai Bantah KemenHAM Usulkan Anggaran Pembangunan Kantor Baru di 2027
Kesepakatan Damai AS-Iran Picu Lonjakan Indeks Berjangka Wall Street
Film ‘Dukun Magang’ Siap Hadirkan Komedi Horor dengan Porsi Tawa Lebih Dominan, Tayang Juni 2026