Menhub Dudy Purwagandhi Melayat Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pastikan Santunan Jasa Raharja Segera Cair

- Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB
Menhub Dudy Purwagandhi Melayat Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pastikan Santunan Jasa Raharja Segera Cair

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melayat ke rumah duka Nurlaela (37) di Bekasi. Perempuan itu seorang guru, salah satu korban tewas dalam kecelakaan kereta beberapa waktu lalu. Dudy bilang, pemerintah tidak akan tinggal diam.

"Kami turut berduka cita kepada seluruh keluarga korban. Pemerintah memastikan tidak akan lepas tangan dalam penanganan ini, baik dari sisi perawatan di rumah sakit maupun dukungan melalui mekanisme asuransi," katanya kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).

Dia lalu menjelaskan, PT Jasa Raharja sudah mulai mendata dan mengidentifikasi korban sejak awal. Harapannya, santunan bisa segera cair. Tepat sasaran, sampai ke tangan keluarga yang berhak.

"Sejak hari pertama, Jasa Raharja telah terlibat dalam proses identifikasi dan pendataan korban. Untuk mekanisme santunan, akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Dudy lagi.

Kecelakaan itu sendiri terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. KRL dan KA Argo Bromo bertabrakan. Total 16 orang meninggal dunia. Puluhan lainnya luka-luka. Suasana malam itu pasti mencekam, menurut sejumlah saksi di lokasi.

Nurlaela, salah satu yang pergi untuk selamanya. Banyak yang kehilangan. Sosok pekerja keras, kata orang-orang terdekatnya. Guru SD di Pejagan Pulogebang. Baru saja lulus S2 dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Belum lama, katanya. Masih segar ingatan tentang perjuangannya menyelesaikan studi itu.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar