Mantan Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal (Purn) Oegroseno mendatangi Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026), untuk memenuhi undangan klarifikasi dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor). Ia diperiksa terkait pengadaan lahan Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) dan lahan pengganti di kawasan Sespim Lembang pada 2011 atau sekitar 15 tahun lalu.
Oegroseno tiba dengan mengenakan seragam purnawirawan lengkap, termasuk tanda pangkat bintang tiga. Ia didampingi sejumlah orang. Kepada wartawan, ia menjelaskan bahwa peristiwa yang tengah ditelusuri terjadi saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kalemdikpol) pada 2011.
"Ini baju purnawirawan. Karena peristiwa ini terjadi 2011 saya masih Kalemdik," ujarnya.
Oegroseno mengatakan, undangan dari Kortas Tipikor berkaitan dengan proses hibah tanah Sepolwan dan pengadaan lahan pengganti. Ia mempertanyakan dasar penyelidikan yang menggunakan laporan informasi (LI), bukan hasil pemeriksaan Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum).
"Satu lagi pengadaan lahan pengganti tanah di Sespim. 2011. Kalau 2011 kan berarti harus ada hasil pemeriksaan Irwasum. Iya kan? Tapi dasarnya di situ pakai LI, laporan informasi," katanya.
Menurut Oegroseno, dugaan pelanggaran di lingkungan internal Polri biasanya didahului pemeriksaan Irwasum. Meski demikian, ia memastikan akan memberikan keterangan kepada penyidik secara kooperatif.
Artikel Terkait
Roy Suryo Nilai Pemanggilan Oegroseno oleh Kortas Tipikor Polri sebagai Kriminalisasi
Bareskrim Limpahkan Tiga Tersangka Narkoba White Rabbit ke Kejaksaan
Bareskrim Bongkar Peredaran Gas Whip Pink via WhatsApp dan Hiburan Malam
Bareskrim Ungkap Distribusi Gas N2O ke Hiburan Malam Jakarta dan Bali, Promosi Buy 5 Get 1 Free