Anggota DPR Dorong Penyediaan Air Bersih dan Fasilitas Olahraga di Lapas Perempuan Jayapura

- Rabu, 29 April 2026 | 08:30 WIB
Anggota DPR Dorong Penyediaan Air Bersih dan Fasilitas Olahraga di Lapas Perempuan Jayapura

Jayapura, 28 April 2026 – Cuaca di Kabupaten Keerom, Papua, terik siang itu. Anggota Komisi XIII DPR RI, Tonny Tesar, melangkah masuk ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Jayapura. Bukan sekadar kunjungan biasa, ia datang dengan membawa sejumlah catatan.

Tonny melihat langsung kondisi lapas. Salah satu yang paling mendesak? Air bersih. “Sumur bor itu penting banget,” katanya, nada bicaranya tegas tapi santai. Ia mendorong penyediaan sarana dasar itu segera direalisasikan. Soalnya, tanpa air, operasional sehari-hari bisa kacau.

Di sela-sela peninjauan, Tonny sempat ngobrol dengan para petugas. Ia berharap jajaran lapas dan Balai Pemasyarakatan di Papua makin profesional. “Integritas itu harga mati,” ujarnya, sambil menekankan nilai kemanusiaan dan keadilan. Ia juga menyempatkan diri menyapa para warga binaan. “Tetap semangat jalani pembinaan, ya. Jangan lupa dekat sama Tuhan,” pesannya, hangat.

Namun begitu, bukan cuma air yang jadi perhatian. DPR RI, kata Tonny, juga bakal mendorong penambahan fasilitas olahraga. Alasannya sederhana: biar warga binaan tetap sehat dan bakat mereka bisa terasah. Lumayan, kan, buat ngisi waktu selama di dalam.

Di sisi lain, Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua, Bambang Hendra Setyawan, menyambut baik perhatian ini. “Air bersih itu kebutuhan dasar. Tanpa itu, pelayanan ke warga binaan bakal terganggu,” jelasnya. Menurut Bambang, prioritas utama sekarang adalah pembinaan. Ia ingin warga binaan punya keterampilan yang bermanfaat begitu bebas nanti.

Kunjungan ini, menurut sejumlah saksi, bukan cuma seremoni. Ada upaya nyata untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Tujuannya? Biar layanan pemasyarakatan di Papua makin berkualitas. Ya, setidaknya itu harapan semua orang yang hadir siang itu.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar