Ketua MPR, Ahmad Muzani, baru-baru ini angkat bicara soal China. Katanya, negara itu sekarang jadi salah satu yang paling sering dijadikan acuan dalam urusan pembangunan. Bukan asal klaim, dia bilang ada data survei yang mendukung pernyataan itu.
Survei nasional digelar pada 4-12 Maret 2026. Hasilnya? Responden menganggap China layak dicontoh untuk pembangunan Indonesia ke depan. Angkanya cukup signifikan.
"Survei membuktikan bahwa Republik Rakyat Tiongkok mendapatkan 28,2 persen sebagai negara yang bisa dijadikan role model pembangunan," kata Muzani. Dia menyampaikan ini di acara peluncuran buku Xi Jinping: The Governance of China (Volume V), di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, angka setinggi itu bukan kebetulan. Ini cerminan nyata dari keberhasilan China dalam mendorong pertumbuhan ekonominya. Di sisi lain, banyak negara mulai melirik dan mempertanyakan model pembangunan yang selama ini dipakai.
"Banyak pengamat mulai mempertanyakan efektivitas demokrasi di Barat, karena dinilai tidak selalu mampu menghadirkan kesejahteraan dan pemerataan. Sementara China dianggap berhasil menjaga pertumbuhan, stabilitas, dan keadilan," ujarnya.
Nada bicaranya cukup tegas. Seolah ingin menekankan bahwa ada pergeseran cara pandang global. Dari yang tadinya terpaku pada model Barat, kini mulai melirik ke Timur. Tapi ya, tentu saja semua ini masih perlu dilihat lebih jauh apakah tren ini akan bertahan atau hanya sekadar angin lalu.
Artikel Terkait
Taksi Tertemper Kereta di Perlintasan Tanpa Palang, Picu Tabrakan Beruntun di Stasiun Bekasi Timur
Estonia Dorong Transformasi Maritim Berkelanjutan, Tawarkan Teknologi Retrofitting dan Pelabuhan Pintar ke Indonesia
Prabowo Setujui Pembangunan Flyover di Bekasi Usai Tabrakan Maut Kereta Api, 14 Tewas
Konflik Timur Tengah Ancam Harga Kondom Global, Produsen Terbesar Dunia Peringatkan Potensi Kenaikan 30 Persen