Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sudah tiba di Islamabad, Pakistan. Begitu kabar itu menyebar, langsung muncul spekulasi: apa ini bakal jadi ajang perundingan lanjutan dengan delegasi Amerika Serikat? Tapi Teheran buru-buru menepis. Mereka bilang, tidak ada rencana buat ketemu langsung dengan AS di ibu kota Pakistan itu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, ngasih pernyataan ke Anadolu Agency pada Sabtu (25/4/2026). Katanya, Araghchi cuma bakal ketemu sama pejabat senior Pakistan. Itu aja. Tidak lebih.
Nah, diskusi ini terjadi di tengah upaya Pakistan yang terus jadi mediator. Mereka lagi giat-giatnya mencoba meredakan ketegangan antara Iran dan AS. Lumayan rumit memang.
Di media sosial X, Baghaei nulis panjang lebar. Dia bilang, pembicaraan dengan pejabat Pakistan bakal berlangsung “bersamaan dengan mediasi dan upaya baik mereka yang sedang berlangsung”. Tujuannya? Untuk bantu mengakhiri “perang agresi yang dipaksakan Amerika”, dan tentu saja, memulihkan stabilitas di kawasan.
“Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan AS,” tegas Baghaei. Tegas banget.
“Pengamatan Iran akan disampaikan kepada Pakistan,” tambahnya lagi. Jadi kayaknya mereka lebih milih ngomong lewat perantara.
Sementara itu, Menlu Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, sudah konfirmasi soal kedatangan delegasi Iran ini. Dia ngomong ke Reuters, Araghchi bakal ngobrol sama pejabat senior Pakistan. Topiknya? Upaya perdamaian, katanya. Ya, semoga aja ada hasilnya.
Editor: Novita Rachma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
DEN Laporkan ke Prabowo: 86,9 Persen Dapur MBG Libatkan UMKM Lokal
Pemerintah Targetkan Sistem Identitas Digital Berbasis AI Beroperasi Akhir Tahun untuk Perbaiki Bansos
Ayah dan Anak di Tangerang Habisi Pedagang Cilok dengan Cutter dan Tabung Gas
Prancis Resmi Larang Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich Masuki Wilayahnya