Israel Gelar Festival LGBT Terbesar di Timur Tengah di Tengah Situasi Konflik

- Selasa, 21 April 2026 | 18:20 WIB
Israel Gelar Festival LGBT Terbesar di Timur Tengah di Tengah Situasi Konflik

Israel bersiap menyambut sebuah festival yang mengklaim diri sebagai yang terbesar di Timur Tengah untuk komunitas LGBT. Rencananya, acara bertajuk "Pride Land" ini akan digelar di tepi Laut Mati pada awal Juni mendatang.

Yang menarik, promosi festival ini justru mengemuka di tengah situasi yang jauh dari damai. Sudah beberapa tahun belakangan, Israel berhadapan dengan berbagai front konflik. Mulai dari Hamas di Gaza, Hizbullah di Lebanon, hingga Houthi di Yaman dan Iran sendiri. Di tengah segala ketegangan itu, rencana pesta besar-besaran ini pun muncul.

Menurut laporan Jerusalem Post yang dikutip media, "Pride Land" dijadwalkan berlangsung selama empat hari penuh, mulai 1 Juni. Acara ini digadang-gadang bakal menjadi yang terbesar sepanjang sejarah kawasan.

Bayangkan saja, sebagian dari Gurun Yudea yang gersang akan disulap menjadi pusat pesta. Rencananya, ada 15 hotel dan kompleks tepi pantai yang akan dipakai. Pertunjukan musik dan hibiran lainnya dikabarkan akan berlangsung nyaris tanpa henti, siang dan malam.

Di balik acara ambisius ini ada nama Aaron Cohen. Sebagai produser utama dan penggagas, ia tak ragu menyatakan targetnya.

"Ini akan menjadi proyek terbesar untuk komunitas kami di Israel, bahkan mengalahkan skala parade tahunan di Tel Aviv," ujar Cohen.

Ia menggambarkan betapa besarnya usaha yang dilakukan. "Bayangkan, menginvestasikan jutaan dolar, memesan seluruh kamar hotel untuk empat hari, dan pada dasarnya membangun sebuah kota dari nol di tengah gurun."

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar