Pantau – Sebanyak 2.098 personel Brimob berbaris rapi di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Senin lalu. Apel kesiapan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri. Tujuannya jelas: mengecek kesiapan pasukan sebelum menghadapi tugas-tugas ke depan.
Namun begitu, apel ini bukan sekadar soal jumlah personel atau kekuatan fisik semata. Kapolda menegaskan, kesiapan yang sesungguhnya terletak pada hal lain: kedisiplinan, ketenangan, dan rasa tanggung jawab yang besar saat bertugas di lapangan.
Profesionalisme dan Sentuhan Manusiawi Jadi Kunci
Dalam arahan yang disampaikannya, Asep Edi Suheri berpesan keras agar sikap arogansi ditinggalkan. Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat haruslah mengedepankan disiplin yang humanis.
"Personel Brimob harus mampu menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan akuntabel," ungkapnya.
Ia pun mengapresiasi semangat yang ditunjukkan seluruh personel hari itu. Semangat itu, katanya, adalah modal utama. Setiap tugas, lanjut Kapolda, wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pelayanan yang baik kepada masyarakat adalah cara terbaik untuk menciptakan rasa aman.
Perhatian untuk Yang Baru dan Semangat Korps
Ada pesan khusus untuk personel baru. Kapolda meminta mereka cepat beradaptasi dengan dinamika kerja di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yang dikenal kompleks.
"Kehormatan yang saudara emban harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Jadilah personel yang disiplin, loyal, dan mampu menjaga nama baik institusi," tegasnya dengan nada serius.
Di sisi lain, kekompakan dan kesiapsiagaan tim harus selalu dijaga. Tak lupa, keselamatan diri sendiri dan rekan juga jadi prioritas.
Pesan terakhirnya mungkin yang paling berkesan. Kapolda mengingatkan dengan sangat tegas agar hati masyarakat tidak pernah disakiti.
"Jangan sekali-kali menyakiti hati masyarakat. Tampilkan Brimob yang tegas tanpa arogan, siap bertindak dengan penuh kendali, serta selalu hadir memberi rasa aman," ujarnya.
Sebagai penutup, ia menggugah semangat dengan semboyan korps. Suaranya terdengar lebih mantap.
"Tampilkan Brimob yang tegas tanpa arogan, siap bertindak dengan penuh kendali. Ingatlah semboyan kita: Sekali Melangkah, Pantang Menyerah, Sekali Tampil Harus Berhasil. Brimob untuk kemanusiaan," pungkasnya mengakhiri apel.
Artikel Terkait
DPP Golkar Desak Hukuman Berat untuk Pelaku Penikaman Ketua DPD Maluku Tenggara
Pemerintah Pacu Proyek Gas Nasional, Temukan Cadangan Besar di Kaltim
Mensos Gus Ipul Tinjau Pemanfaatan Bantuan Laptop di Sekolah Rakyat Sigi
Harga Buyback Emas di Pegadaian Bervariasi, Galeri 24 Paling Tinggi