Komisi X Gelar Rapat Tertutup Bahas Kasus Pelecehan Seksual di Kampus

- Senin, 20 April 2026 | 13:55 WIB
Komisi X Gelar Rapat Tertutup Bahas Kasus Pelecehan Seksual di Kampus

Senin (20/4) lalu, ruang rapat Komisi X DPR di Senayan jadi tempat pertemuan penting. Beberapa rektor kampus ternama di Indonesia hadir, dipanggil untuk membahas gelombang kasus pelecehan seksual yang belakangan mencuat di dunia pendidikan tinggi. Rapat dengar pendapat itu sendiri digelar tertutup.

Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian, rapat dihadiri oleh sejumlah nama besar. Heri Hermansyah dari UI, Irwan Meilano dari ITB, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita dari Unpad, dan Alim Setiawan Slamet dari IPB duduk bersama di ruang Nusantara I. Suasana terasa serius, mengingat agenda yang dibawa.

Tak hanya para rektor, hadir pula Dekan FH UI Parulian Paidi Aritonang. Fakultas Hukum UI sendiri belum lama ini diguncang skandal grup chat pelecehan seksual yang melibatkan belasan mahasiswanya. Kehadiran perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa juga menandai pentingnya suara mahasiswa dalam forum ini.

Di sisi lain, pemerintah juga turut hadir. Dari Kementerian Pendidikan, hadir Plt Sekjen Badri Munir Sukoco, Plt Irjen Nur Syarifah, dan Plt Dirjen Dikti Med Setiawan. Mereka hadir sebagai pihak yang punya tanggung jawab penuh atas sistem pendidikan.

Hetifah membuka rapat dengan mengucap syukur. "Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk kita bersama-sama berkumpul," ujarnya.

Ia lalu menyebut kuorum sudah terpenuhi. "Menurut laporan dari temen-temen sekretariat, sudah hadir 5 fraksi. Dengan demikian sudah memenuhi tata tertib peraturan DPR RI."

Namun begitu, ada satu hal penting yang harus diputuskan di awal: apakah rapat ini terbuka untuk umum atau tertutup? Hetifah pun meminta pendapat forum. Ia mengingatkan bahwa materi yang dibahas sangat sensitif, menyangkut kasus-kasus pelecehan seksual.

"Supaya kita bisa lebih... rapatnya lebih bisa eksplorasi berbagai hal yang mungkin menyangkut nama-nama, mungkin lebih baik tertutup ya?" tanyanya kepada para hadirin.

Forum pun sepakat. "Tertutup," jawab mereka serentak.

"Baik, kita lakukan rapat ini tertutup untuk umum. Mohon izin teman-teman ya," timpal Hetifah menutup pembicaraan soal itu.

Sampai berita ini diturunkan, rapat masih berlangsung. Pembahasan difokuskan pada isu pelecehan seksual di lingkungan kampus, sebuah masalah sistemik yang menuntut solusi nyata dan segera.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar