Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bakal segera menggelar rapat khusus. Topiknya satu: membasmi ikan sapu-sapu yang dianggap mengancam perairan Ibu Kota. Ia tak main-main, dan sudah meminta semua wali kota di Jakarta untuk turun tangan langsung menangani masalah ini.
"Dalam waktu dekat ini Pemerintah DKI Jakarta akan mengadakan rapat khusus mengenai ikan sapu-sapu karena saya akan minta seluruh wali kota untuk menangani ini," tegas Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Selasa lalu.
Menurutnya, ikan sapu-sapu ini bikin pusing. Spesies invasif asal Amerika Selatan itu punya daya tahan luar biasa. Mereka bukan cuma kuat, tapi juga jadi predator ganas bagi ikan-ikan lokal seperti wader.
"Apalagi ini ikan yang berasal dari Amerika Selatan, mereka sangat kuat dan kemudian menjadi predator bagi ikan-ikan lokal, wader dan sebagainya. Makanannya diambil semua," ujarnya memaparkan.
Masalahnya nggak cuma sampai di situ. Ikan ini ternyata juga merusak infrastruktur. Mereka suka menggali lubang di bantaran sungai untuk dijadikan rumah, yang lama-lama bisa membahayakan tanggul.
"Dan mereka merusak tanggul-tanggul yang ada karena rumahnya itu di sana," tambah Pramono.
Ia menegaskan, penanganannya harus serius dan terkoordinasi di seluruh Jakarta. Harapannya, langkah DKI bisa jadi contoh buat daerah lain yang mungkin menghadapi masalah serupa.
"Penanganan ini kami akan lakukan secara serius karena Jakarta mudah-mudahan bisa jadi role model untuk itu," tuturnya.
Sebelum rencana rapat ini, aksi nyata sudah lebih dulu dilakukan. Baru-baru ini, sekitar 100 personel gabungan dari Dinas KPKP hingga Gulkarmat Jakarta Pusat beraksi di Kali Cideng, depan Plaza Indonesia. Hasilnya, 41 ekor ikan sapu-sapu berukuran besar berhasil diamankan.
Kepala Dinas KPKP DKI, Hasudungan A Sidabalok, menyebut operasi itu bagian dari upaya pemberantasan ikan invasif.
"Sebelumnya kami juga sudah menyelesaikan permasalahan serupa di Kali Ciliwung," jelas Hasudungan dalam keterangannya di hari Jumat.
Jadi, tampaknya perang terhadap ikan sapu-sapu sudah resmi dimulai. Dari rapat di balik meja hingga operasi di sungai, semua digerakkan. Tinggal nunggu hasilnya saja.
Artikel Terkait
Remaja Tenggelam di Curug Rambukasang Brebes Ditemukan Tewas, Dua Teman Selamat
Polisi Tangkap Buronan Geng Motor ‘Calon Imam’ Pelaku Pembusuran Anak Panah di Makassar
Kebakaran Hebat di Kemayoran, 200 Personel Gabungan Dikerahkan Evakuasi Warga
Macron Desak Trump Perkuat Gencatan Senjata di Lebanon dan Bahas Kesepakatan dengan Iran