Namun begitu, dia dengan cepat menepis optimisme. "Sayangnya, kami belum mencapai titik temu. Menurut saya, ini berita buruk terutama untuk Iran, jauh lebih buruk ketimbang untuk Amerika Serikat. Pada akhirnya, kami pulang dengan tangan kosong."
Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, punya sudut pandangnya sendiri. Dia menggambarkan perundingan itu intens, penuh gelombang.
Tapi Baqaei menyelipkan pesan tersirat. Keberhasilan negosiasi ke depan, katanya, sangat bergantung pada keseriusan dan niat baik dari pihak seberang. Sebuah pernyataan yang terdengar seperti sindiran halus.
Jadi, untuk sekarang, jalan buntu ini masih terus berlanjut. Kedua pihak kembali ke markas masing-masing tanpa secarik kesepakatan pun, meninggalkan ketegangan yang masih menggantung di udara.
Artikel Terkait
Legenda Persija dan Timnas Era 70-an, Sutan Harhara, Meninggal Dunia
Kaesang Soroti Banyak Mantan Kader Partai Lain Pimpin Wilayah PSI
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Simeulue, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Orang dan 25 Gram Narkoba dalam Patroli Cipta Kondisi