Dini hari yang sunyi di sekitar Gedung KPK pecah oleh sorot lampu kamera. Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung, keluar dengan mengenakan rompi tahanan oranye yang mencolok. Wajahnya tampak lesu, tatapannya menghindari kerumunan wartawan yang sudah menunggu sejak lama. Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menahannya terkait kasus dugaan pemerasan di lingkungan pemkab setempat.
Ia tidak sendiri. Ajudannya, Dwi Yoga Ambal, juga berstatus sama: tersangka. Keduanya digiring petugas dengan cepat.
Langkah Gatut terburu-buru. Setiap kali ditanya soal rincian kasus atau perasaannya, dia cuma menggeleng atau diam seribu bahasa. Suasana tegang itu akhirnya pecah oleh dua kata pendek yang meluncur dari mulutnya sembari ia terus melangkah.
Hanya itu. Lalu ia masuk ke dalam mobil tahanan yang mesinnya sudah menyala.
Artikel Terkait
Kaesang Soroti Banyak Mantan Kader Partai Lain Pimpin Wilayah PSI
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Simeulue, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Orang dan 25 Gram Narkoba dalam Patroli Cipta Kondisi
Poco X8 Pro Series Terjual Lebih dari 30.000 Unit dalam 24 Jam di Indonesia