Polisi Bongkar Ladang Ganja 974 Batang di Pedalaman Mamberamo Tengah

- Rabu, 08 April 2026 | 12:30 WIB
Polisi Bongkar Ladang Ganja 974 Batang di Pedalaman Mamberamo Tengah

Ladang Ganja Berhasil Dibongkar di Kawasan Terpencil Mamberamo Tengah

Operasi gabungan kepolisian berhasil menemukan dan membongkar sebuah ladang ganja skala besar di pedalaman Papua. Lokasinya di Desa Gwage, Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah. Temuan ini terjadi Selasa lalu, tepatnya tanggal 7 April 2026.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, operasi ini digelar setelah polisi menerima laporan dari warga sekitar. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dan dikembangkan selama hampir sebulan penuh. Baru setelah dipastikan valid, tim langsung bergerak.

Perjalanan menuju lokasi bukan perkara mudah. Medannya benar-benar menantang. Tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Polres Mamberamo Tengah, Ipda Alfius E Simbiak, harus menggunakan mobil menuju titik terakhir yang bisa dijangkau. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki mendaki hampir satu kilometer.

Ladang itu sendiri terletak di area perbukitan yang sangat terpencil. Namun begitu, kondisi medan yang sulit itu tak membuat petugas kapok. Mereka tetap nekat melakukan penyisiran.

Sesampai di sana, kebun itu sepi. Tidak ada aktivitas atau sosok yang dicurigai sebagai pemelihara. Tapi setelah diperiksa lebih teliti, terhampar ratusan tanaman ganja tumbuh dengan suburnya. Berbagai ukuran ada, dari yang masih kecil sampai yang sudah tinggi dan siap dipanen.

Petugas pun tak menunggu lama. Mereka segera mencabuti dan mengamankan semua tanaman itu untuk dijadikan barang bukti. Setelah dihitung, jumlahnya ternyata fantastis.

Total ada 974 batang ganja yang berhasil diamankan. Rinciannya, 866 batang masih berupa bibit, 37 pohon berukuran sedang, dan 67 pohon lainnya sudah siap panen. Mereka juga menemukan empat batang bekas panen. Tak cuma itu, petugas turut menyita daun ganja kering seberat 61 gram.

Ipda Alfius menegaskan bahwa pengungkapan ini bukan akhir dari kasus.

“Keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberantas peredaran dan penanaman narkotika. Kami tidak akan berhenti sampai di sini, dan akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat,” ujarnya.

Di sisi lain, dia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif. Kerja sama warga dengan memberikan informasi apa pun kepada polisi dinilai sangat krusial untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di daerah tersebut.

Untuk saat ini, semua barang bukti telah dibawa dan diamankan di Mapolres Mamberamo Tengah. Proses hukum lebih lanjut sedang dipersiapkan, sementara penyelidikan untuk mengusut jaringan di balik ladang terpencil itu terus digenjot.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar