Persiapan haji tahun ini ternyata tak lepas dari tantangan. Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan, mengungkapkan salah satu masalah utama yang sedang dihadapi: harga avtur yang melonjak drastis. Bukan cuma naik sedikit, tapi hingga tiga kali lipat dari biasanya.
Hal ini disampaikannya usai bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi di kantornya, Selasa lalu. "Dampaknya langsung terasa," ujar Gus Irfan. Menurutnya, komponen penerbangan, terutama yang terkait bahan bakar, jadi salah satu yang paling terdorong kenaikannya.
"Dari itulah dampak yang langsung kita rasakan sekarang ini dan kita sedang mencari pemecahannya," tambahnya.
Di sisi lain, ada arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait persoalan pelik ini. Intinya, Presiden ingin Kemenhaj mencari solusi agar lonjakan biaya avtur ini tidak akhirnya dibebankan kepada calon jemaah.
"Presiden tentu menekankan jangan sampai, apa pun yang terjadi, jangan sampai memberikan tambahan beban kepada jemaah haji kita. Itu harapan Presiden,"
Artikel Terkait
Arsenal Hadapi Sporting CP di Liga Champions Tanpa Saka dan Timber
Ketua Banggar DPR Soroti Salah Sasaran Subsidi Energi, Desak Reformasi Mendesak
Lebih dari 750 Sekolah Iran Rusak, 310 Siswa dan Guru Tewas dalam Serangan AS-Israel
Presiden Iran Klaim 14 Juta Warga Siap Berkorban, Muncul Kekhawatiran Rekrutmen Anak