Anjloknya KA Bangunkarta di Brebes Picu Keterlambatan Hingga 5 Jam di Rute ke Jatim

- Selasa, 07 April 2026 | 15:15 WIB
Anjloknya KA Bangunkarta di Brebes Picu Keterlambatan Hingga 5 Jam di Rute ke Jatim

SURABAYA – Gangguan besar terjadi di perjalanan kereta api menuju Jawa Timur. Setidaknya enam perjalanan kereta tujuan stasiun-stasiun di bawah KAI Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan yang cukup signifikan. Pemicunya adalah insiden anjloknya Kereta Api Bangunkarta di Stasiun Bumiayu, Brebes, sehari sebelumnya.

Kejadian di jalur utama itu langsung berimbas. Rangkaian kereta yang seharusnya melintas terpaksa dialihkan. Akibatnya? Antrean panjang dan waktu tempuh yang membengkak.

Menurut Mahendro Trang Bawono, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, keterlambatan yang tercatat bervariasi. Mulai dari 43 menit, sampai yang paling parah: lebih dari 5 jam.

"Rata-rata keterlambatan berkisar antara 43 menit hingga 316 menit. Ini tergantung lintas operasional dan antrean di jalur alternatif," jelas Mahendro, Selasa (7/4/2026).

Ia membeberkan, durasi keterlambatan yang mencapai 316 menit atau sekitar 5 jam lebih itu tak lepas dari rekayasa operasi. Kereta-kereta terpaksa memutar lewat jalur lain, yang otomatis menambah waktu perjalanan.

Hingga Selasa siang, daftar kereta yang telat sudah mengular. Berikut rinciannya:

- KA Gayabaru Malam Selatan (90) Pasarsenen-Surabaya Gubeng: terlambat 316 menit.
- KA Bima (8) Gambir-Surabaya Gubeng: terlambat 127 menit.
- KA Jayakarta (252B) Pasarsenen-Surabaya Gubeng: terlambat 43 menit.
- KA Brawijaya (38) Gambir-Malang: terlambat 168 menit.
- KA Majapahit (246B) Pasarsenen-Malang: terlambat 152 menit.
- KA Gajayana (36) Gambir-Malang: terlambat 124 menit.

Di tengah situasi ini, Mahendro menegaskan bahwa keselamatan tetap jadi prioritas utama. Semua upaya penanganan, kata dia, dilakukan dengan koordinasi intens antar unit untuk mempercepat normalisasi.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. Apresiasi juga kami sampaikan untuk kesabaran dan pengertian pelanggan," ucapnya.

Namun begitu, ada kabar yang sedikit melegakan. Untuk perjalanan yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya sendiri, seperti Surabaya Gubeng, Pasarturi, dan Malang, operasi masih berjalan normal. Tidak ada gangguan jadwal keberangkatan sejak pagi.

Jadi, masalahnya memang terkonsentrasi pada kereta-kereta yang datang menuju Surabaya dan Malang. Bagi para calon penumpang, bersiaplah dengan kemungkinan delay yang masih bisa berlanjut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar