Jakarta, siang itu, Istana Kepresidenan tampak ramai dengan kedatangan tamu penting. Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara untuk sebuah pertemuan. Dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, sampai Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, semua merapat ke Istana.
Pantauan di lokasi menunjukkan, para pejabat mulai berdatangan sejak pukul 13.33 WIB. Mobil dinas satu per satu memasuki kompleks. Di antara yang pertama terekam adalah Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dan Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.
Tak lama kemudian, giliran nama-nama besar menyusul. Airlangga, Purbaya, dan Perry Warjiyo datang berurutan. Rupanya, Prabowo hendak menggelar rapat terbatas bersama para anak buahnya ini. Agenda spesifiknya masih ditutup rapat.
"Kami tunggu dulu sampai agenda acara,"
kata Airlangga singkat saat ditanya wartawan tentang tujuan pertemuannya dengan Presiden. Jawaban yang cukup biasa, tapi cukup menjelaskan situasi.
Daftar peserta ratas ternyata panjang juga. Selain nama-nama tadi, terlihat pula Mendikti Brian Yuliarto dan Mentan Amran Sulaiman. COO BPI Danantara, Donny Oskaria, juga ikut hadir. Pertemuan ini jelas bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, mengingat banyaknya pimpinan lembaga yang diundang.
"Saya tidak tahu (agenda rapat) tapi banyak menteri yang diundang,"
imbuh Brian, mengonfirmasi skala pertemuan yang cukup besar. Suasana di depan Istana pun hidup dengan aktivitas para ajudan dan protokoler yang sibuk mengatur kedatangan para pejabat. Rapat terbatas itu sendiri digelar di dalam, jauh dari keriuhan para awak media yang menunggu kabar.
Artikel Terkait
Indonesia Kembali Desak Reformasi Dewan Keamanan PBB, Nilai Hak Veto Hambat Suara Negara Berkembang
Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selama Cuti Bersama Idul Adha 1447 H
Wamendesa: Kritik pada Program Pemerintah Bagian dari Demokrasi, Semua Pihak Diajak Bangun Desa
China Serukan Gencatan Senjata Komprehensif di Kawasan Teluk dalam Pertemuan PBB