Iran baru-baru ini melayangkan peringatan keras. Sasaran utamanya? Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di kawasan Teluk yang dengan sukarela atau terpaksa menjadi tuan rumah bagi pangkalan militer AS. Intinya sederhana tapi tegas: usir pasukan AS dari wilayah kalian. Kalau tidak, bersiaplah menghadapi konsekuensinya.
Ultimatum ini datang langsung dari markas besar pusat angkatan bersenjata Iran. Ancaman mereka tidak main-main: serangan yang menghancurkan akan diluncurkan jika permintaan itu diabaikan. Nada yang digunakan jelas-jelas menunjukkan ketegangan yang sudah memuncak.
Di sisi lain, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, memberikan penjelasan lebih gamblang. Dia menyebut bahwa aset-aset Amerika dan Israel, plus infrastruktur negara-negara yang masih "menampung" pangkalan AS, akan jadi sasaran serangan dahsyat.
Artikel Terkait
Empat Pekerja Tewas Terjatuh ke Bak Penampungan Air di Proyek Jagakarsa
Satgas PRR: Data Huntara Diperbarui Berkala untuk Pastikan Tak Ada Warga Tertinggal
Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Tiba di Kulon Progo Usai Gugur dalam Misi UNIFIL
Kemenag Jatim Raih Penghargaan Finalisasi Terbanyak dalam SPAN-PTKIN Award 2026