Jakarta lagi-lagi dilanda cuaca yang sulit ditebak. Pagi-pagi matahari bersinar terik, bikin gerah. Tapi jangan terkecoh. Menjelang siang, langit tiba-tiba berubah kelabu, disusul potensi hujan deras yang datang tak terduga.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi atmosfer kita sedang benar-benar labil. Perubahannya bisa sangat cepat, dalam hitungan jam saja. Masyarakat diminta untuk tetap waspada.
Ini sebenarnya ciri khas masa pancaroba, peralihan dari musim hujan ke kemarau. Di periode seperti sekarang, awan-awan hujan seperti Cumulonimbus itu bisa terbentuk dengan cepat. Akibatnya? Bukan cuma hujan lebat, tapi juga berpotensi membawa angin kencang dan petir yang mengancam.
Dampaknya ke aktivitas harian jelas mengganggu. Makanya, kewaspadaan ekstra itu perlu.
Mengenali Tanda-Tanda Pancaroba
Lalu, bagaimana sih mengenali musim peralihan ini? Beberapa tandanya cukup jelas:
- Pagi hari biasanya cerah dan panas.
- Siang sampai sore, awan gelap mulai bermunculan, mengubah suasana.
- Hujan lebat seringnya datang di sore atau malam hari.
- Dan seringnya, hujannya nggak sendirian. Bisa barengan dengan petir dan angin yang cukup kencang.
Artikel Terkait
Harga Perak Batangan Antam Turun Rp1.500 per Gram pada Jumat
Jawa Tengah Pimpin Realisasi KUR Perumahan, Tembus Rp2,3 Triliun
Kebakaran SPBE di Bekasi, 17 Korban Dirawat Termasuk Luka Bakar Parah
UNIFIL Beri Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon