Jakarta lagi-lagi dilanda cuaca yang sulit ditebak. Pagi-pagi matahari bersinar terik, bikin gerah. Tapi jangan terkecoh. Menjelang siang, langit tiba-tiba berubah kelabu, disusul potensi hujan deras yang datang tak terduga.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi atmosfer kita sedang benar-benar labil. Perubahannya bisa sangat cepat, dalam hitungan jam saja. Masyarakat diminta untuk tetap waspada.
Ini sebenarnya ciri khas masa pancaroba, peralihan dari musim hujan ke kemarau. Di periode seperti sekarang, awan-awan hujan seperti Cumulonimbus itu bisa terbentuk dengan cepat. Akibatnya? Bukan cuma hujan lebat, tapi juga berpotensi membawa angin kencang dan petir yang mengancam.
Dampaknya ke aktivitas harian jelas mengganggu. Makanya, kewaspadaan ekstra itu perlu.
Mengenali Tanda-Tanda Pancaroba
Lalu, bagaimana sih mengenali musim peralihan ini? Beberapa tandanya cukup jelas:
- Pagi hari biasanya cerah dan panas.
- Siang sampai sore, awan gelap mulai bermunculan, mengubah suasana.
- Hujan lebat seringnya datang di sore atau malam hari.
- Dan seringnya, hujannya nggak sendirian. Bisa barengan dengan petir dan angin yang cukup kencang.
Apa yang Harus Kita Lakukan?
BMKG punya sejumlah imbauan praktis buat kita semua. Intinya, tetap aman di tengah cuaca yang tak menentu ini.
- Kalau hujan deras dan petir datang, segeralah cari tempat berlindung yang aman. Jangan ngeyel.
- Hindari berteduh di bawah pohon besar atau dekat bangunan yang terlihat rapuh. Risiko rubuh atau tersambar petir itu nyata.
- Rajin-rajinlah cek info cuaca terbaru dari kanal resmi BMKG. Jangan cuma mengandalkan perasaan.
- Kalau kondisi lagi ekstrem, pertimbangkan untuk menunda dulu aktivitas di luar ruangan.
Di sisi lain, jaga juga kondisi badan. Cuaca yang bolak-balik begini rawan bikin daya tahan tubuh drop. Perhatikan asupan gizi dan usahakan istirahat yang cukup. Tubuh yang fit adalah benteng pertama menghadapi ketidakpastian cuaca.
(Eunike Michelle Gultom)
Artikel Terkait
Lebih dari 16 Ribu Warga Padati Ragunan saat Libur Panjang Idul Adha
Maraknya Kejahatan Siber Dorong Masyarakat Beralih ke VPN, Ini Lima Rekomendasi Terbaik
Ketua Komisi III DPR Bela Penggunaan APBN untuk 1.098 Sapi Kurban Presiden: Tidak Langgar Hukum dan Syariat
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka Penganiayaan yang Tewaskan Warga Brunei di Blok M