Menteri Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal George Mundur

- Jumat, 03 April 2026 | 09:45 WIB
Menteri Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal George Mundur

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegesth, punya permintaan tegas untuk Jenderal Randy George: mundur saja. Atau pensiun. Itu inti dari permintaan yang disampaikan ke sang Kepala Staf Angkatan Darat, menurut seorang pejabat Pentagon yang mengetahui persoalan ini.

Konfirmasi datang tak lama setelahnya. Lewat sebuah unggahan di platform X, juru bicara Pentagon Sean Parnell menyatakan Jenderal Randy A. George akan pensiun dari jabatannya, efektif segera. "Departemen Perang berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada bangsa kita," tulis Parnell, seperti dilansir CNN. Pemberitaan awal soal pencopotan George ini sendiri pertama kali muncul dari CBS News, dan seorang pejabat lain di Departemen Pertahanan membenarkan laporan tersebut.

Langkah Hegseth ini terjadi dalam situasi yang cukup panas. Sehari sebelumnya, Presiden Donald Trump baru saja berpidato soal perang dengan Iran. Isinya berbelit. Di satu sisi, dia memberi sinyal serangan AS bakal ditingkatkan. Tapi di sisi lain, sebelumnya sempat ada isyarat bahwa perang bisa diakhiri dalam hitungan dua sampai tiga minggu. Suasana kebingungan itulah yang mengiringi keputusan kontroversial Hegseth.

Sebagai Kepala Staf, George dikenal punya hubungan kerja yang erat dengan Sekretaris Angkatan Darat, Dan Driscoll. Nah, Driscoll ini dianggap dekat dengan Gedung Putih dan rupanya dilihat Hegseth sebagai ancaman. Bukan kali ini saja Hegseth bertindak tegas; dia sudah mencopot sejumlah perwira senior lain selama masa jabatannya.

Jenderal George sendiri adalah perwira infanteri karier. Lulusan West Point 1988 ini baru menjabat sebagai Kepala Staf sejak September 2023. Sebelumnya, dia memimpin I Corps di Pangkalan Lewis-McChord, dan sempat menjadi asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan era Biden, Lloyd Austin.

Lalu, Siapa Penggantinya?

Di kalangan internal militer dan Pentagon, spekulasi langsung mencuat. Nama yang paling sering disebut adalah Jenderal Chris LaNeve. Hegseth sebelumnya sudah mengangkat LaNeve menjadi Wakil Kepala Staf. Dengan latar belakang sebagai mantan asisten militer Hegseth, LaNeve dipastikan akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas jika George benar-benar pergi.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar