Timnas Futsal Indonesia sedang membangun pondasi. Bukan untuk besok atau lusa, melainkan untuk sebuah target ambisius di tahun 2028 dan 2032: Piala Dunia Futsal. Itu mimpi besarnya.
Jalan panjang itu akan dimulai dari Piala AFF Futsal 2026. Bagi mereka, turnamen regional ini lebih dari sekadar ajang berlaga. Ini adalah batu loncatan penting, sekaligus momen tepat untuk mulai menyuntikkan darah baru ke dalam tim.
Hector Souto, sang pelatih kepala, punya visi yang jelas. Ia ingin membangun tim yang lebih dalam dan kuat.
"Kami harus memperluas basis pemain dan meningkatkan kualitas skuad secara keseluruhan," ujarnya.
Ambisi ini bukan datang tiba-tiba. Setelah mencatatkan sejumlah hasil positif dalam satu setengah tahun belakangan, tim merasa sudah waktunya bergerak lebih maju. Fokusnya bergeser; dari sekadar mengejar kemenangan sesaat, kini beralih ke pembangunan yang berkelanjutan.
Di sisi lain, ada kesadaran untuk meninggalkan cara-cara lama yang dianggap kurang efektif. Pola itu harus diubah. Kini, regenerasi pemain dan upaya untuk lebih sering tampil di kancah internasional menjadi dua hal yang dipegang teguh. Semua demi landasan yang kokoh untuk masa depan.
Artikel Terkait
Herdman Bawa Timnas Indonesia Kuasai Bola di Tiga Laga Perdana, Catat 70 Persen Lebih
Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Beras dan SPHP untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan
Asosiasi Petani hingga Industri Tolak Rencana Penyeragaman Kemasan Rokok, Dinilai Picu Pemalsuan dan Ancam Ekonomi
Jadwal Libur Semester Genap 2025/2026 Berbeda Tiap Daerah, Orang Tua Diimbau Isi Waktu dengan Aktivitas Produktif