Jakarta – Suasana Lebaran memang sudah berangsur reda. Tapi, jangan salah, masih banyak juga yang keliling bersilaturahmi ke sanak saudara. Nah, di momen santai kayak gini, justru seringnya kita lengah. Banyak yang lupa ngecek kondisi motor, padahal itu penting banget buat keselamatan di jalan.
Makanya, sebelum gaspol, ada baiknya luangkan waktu sebentar buat self-check. Wahana Honda ngasih beberapa tips simpel yang bisa bikin perjalanan silaturahmi kamu lebih aman dan nyaman.
Pertama, Perhatikan Tekanan Ban
Ini dasar banget, tapi sering kelewat. Ban yang kempes nggak cuma bikin boros bensin, tapi juga pengaruhin kenyamanan dan kestabilan motor. Apalagi kalau boncengan dan jalannya di perumahan yang belum tentu mulus.
Fungsi Rem dan Lampu Jangan Diabaikan
Kedua, cek rem sama lampu. Pastiin lampu depan, sein, dan rem berfungsi normal. Di kondisi jalan yang ramai sama aktivitas warga habis Lebaran, fitur-fitur ini penting banget buat komunikasi sama pengguna jalan lain dan tentunya, buat berhenti mendadak.
Terakhir, Cek Oli Mesin
Jangan lupa juga buat buka tutup oli dan cek pake dipstick. Volume oli harus dalam batas aman. Ini penting supaya mesin nggak gampang panas, terutama kalau terjebak macet atau perjalanan agak jauh.
Fenomena yang Sering Muncul Pas Lebaran
Di sisi lain, ada fenomena unik yang kerap terjadi saat hari raya. Banyak yang ngeremehin aturan karena merasa perjalanannya cuma sebentar. Jarak dekat dianggap aman-aman aja.
"Ah, cuma ke tetangga komplek sebelah, nggak pake helm gapapa lah!"
Atau, "Ayo naik semua, bonceng tiga sekalian, mumpung sepi!"
Padahal, menurut sejumlah saksi dan data, risiko kecelakaan itu tetap ada. Nggak peduli jaraknya cuma 2 kilometer atau jalannya keliatan sepi.
Keselamatan Harus Tetap Jadi Prioritas Utama
1. Helm SNI Itu Wajib, Bukan Pilihan
Nah, soal helm ini nggak ada negosiasi. Pengendara dan penumpang wajib pake helm standar SNI. Fungsinya jelas: melindungi kepala, bagian paling vital, dari benturan. Sekali lagi, wajib.
2. Stop Bonceng Tiga!
Praktik bonceng tiga juga mesti dihindari. Motor itu dirancang cuma buat dua orang. Kalau kelebihan muatan, keseimbangan jadi terganggu dan risiko kecelakaan bisa melonjak. Nggak worth it buat ambil risiko.
Intinya, suasana libur dan silaturahmi memang menyenangkan. Tapi, jangan sampe kesenangan itu hilang karena kita abai dengan keselamatan. Cek kendaraan, patuhi aturan, dan selamat bersilaturahmi.
Artikel Terkait
Polisi Kerahkan Puluhan Brimob Jaga Ketat Gedung di Hayam Wuruk, Jakpus
Suporter Persipura Rusuh Usai Timnya Gagal Promosi ke Super League
Presiden Prabowo Kenakan Barong Bermotif Batik di Jamuan Makan Malam KTT ASEAN ke-48 di Filipina
Kementerian Agama Gelar Gerakan Ekoteologi dan 3R Semarakkan Waisak 2570 BE