Di Command Center PJR Korlantas Polri, Cikarang, suasana terlihat cukup sibuk Selasa (17/3) malam. Di tengah arus informasi yang masuk, Irjen Agus Suryonugroho, sang Kakorlantas, menyampaikan kabar yang cukup menggembirakan. Ternyata, angka kecelakaan selama beberapa hari awal Operasi Ketupat 2026 menunjukkan tren penurunan.
"Peristiwa kecelakaan, kami sampaikan bahwa sampai saat ini ada penurunan peristiwa kecelakaan 15,50%," jelas Agus.
Ia melanjutkan, "Jadi peristiwa kecelakaan, jadi fatalitas korban, itu ada penurunan 38,9%."
Artinya, bukan hanya jumlah kejadian yang berkurang, tapi korban jiwa juga turun signifikan, hampir 39 persen. Sebuah pencapaian yang patut disyukuri di tengah hiruk-pikuk arus mudik.
Di sisi lain, Agus juga menegaskan bahwa situasi keamanan selama operasi berjalan relatif kondusif. Menurutnya, belum ada peristiwa yang benar-benar menonjol terkait Harkamtibmas hingga hari kelima penyelenggaraan. Padahal, volume kendaraan di jalan raya terus saja merangkak naik hingga petang hari, sehingga berbagai rekayasa lalu lintas pun terpaksa diterapkan.
"Jadi sampai malam ini, kami juga sampaikan Pak Menteri, bahwa Harkamtibmas selama operasi hingga 5 hari ini tidak ada peristiwa yang menonjol," ucapnya.
Lalu, sepadat apa sebenarnya jalanan menuju kampung halaman? Rivan A Purwantono, Dirut PT Jasa Marga, yang hadir dalam kesempatan sama, punya gambaran nyatanya. Hingga pukul 22.00 WIB malam itu, tercatat sudah 1,1 juta kendaraan yang berhasil keluar dari Jakarta.
Artikel Terkait
Argentina Gantikan Finalissima dengan Uji Coba Melawan Guatemala di Tanah Air
Uni Eropa Tegas Tolak Permintaan Trump Kirim Pasukan ke Selat Hormuz
Menteri Perhubungan Prediksi Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Malam Ini
OJK Jatuhkan Sanksi Larangan Seumur Hidup bagi Benny Tjokro di Pasar Modal