Gelombang pertama mudik benar-benar meledak. Minggu kemarin, jalur Pantura di perbatasan Bekasi-Karawang dipadati oleh puluhan ribu kendaraan yang bergegas pulang. Data dari posko pengamanan polisi mencatat, tak kurang dari 72.101 unit kendaraan melintas meninggalkan Bekasi menuju arah Cikampek hanya dalam periode H-6 Lebaran.
Angka itu bukan main-main. Menurut Kasatlantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, volume lalu lintas di titik itu melonjak drastis tepatnya 112 persen dibanding hari sebelumnya.
"Lonjakan kendaraan mencapai 112 persen dari hari sebelumnya. Masuk hari terakhir puncak arus mudik gelombang pertama,"
Ucap Sugihartono, seperti dilaporkan Antara, Senin (16/3/2026).
Kalau dilihat komposisinya, pemudik roda dua jelas mendominasi. Dari total kendaraan yang memadati jalan, 55.494 di antaranya adalah sepeda motor. Sementara mobil pribadi menyusul dengan 14.285 unit, disusul truk 2.111 unit, dan bus sebanyak 211 unit. Rute tujuan mereka beragam, mulai dari kota-kota di Jawa Barat, terus merambah ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sebenarnya, kenaikan arus sudah terasa sejak akhir pekan. Tapi puncaknya benar-benar terjadi pada Sabtu dan Minggu lalu. Sebagai gambaran, pada H-7 atau sehari sebelumnya, kenaikan arus di pos yang sama ‘hanya’ sekitar 31 persen dalam rentang waktu pagi hingga siang hari. Kini, gelombang itu telah bergulir, meninggalkan Bekasi yang perlahan mulai sepi.
Artikel Terkait
Polisi Gunakan Drone untuk Pantau Kemacetan di Puncak Saat Lebaran
Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Bandara Soetta Layani 94 Ribu Penumpang Keberangkatan
Pemerintah Malaysia Buka Pendaftaran Beasiswa Penuh S2 dan S3 untuk Tahun 2026
Dishub DKI Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 pada 17-18 Maret