Hiruk-pikuk malam Ramadan di Jakarta biasanya identik dengan keramaian takjil atau lalu lalang orang pulang tarawih. Tapi Jumat malam kemarin (13/3/2026), suasana itu sedikit berbeda. Di tengah hawa lembab ibukota, ratusan pelari justru memacu langkah mereka dalam sebuah lomba lari malam. Inilah Night Run Ops Ketupat Jaya 2026, sebuah inisiatif segar dari Polda Metro Jaya.
Animo masyarakat ternyata luar biasa. Sejak pendaftaran dibuka, tercatat hampir 1.800 orang ingin ikut. Namun, demi keamanan dan kualitas acara, panitia akhirnya menyeleksi. Yang tampil adalah perwakilan dari tiap Polres di wilayah hukum Polda Metro. Total, 195 pelari 181 pria dan 14 wanita akhirnya yang beradu cepat di lintasan yang diterangi lampu sorot.
Acara ini sendiri dibuka langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. Didampingi Wakapolda dan puluhan pejabat utama, ia memberi tanda start tepat pukul 22.00 WIB. Sorak-sorai pun langsung memecah kesunyian malam, melepas para pelari yang melesat membelah gelap.
Menurut Kapolda, kegiatan semacam ini penting untuk terus dihidupkan.
Ia melanjutkan,
Antusiasme yang tinggi itu rupanya memantik sebuah rencana. Kapolda berkeinginan agar lomba lari malam seperti ini tidak cuma sekali. Ia ingin menjadikannya agenda rutin, mungkin setiap dua bulan sekali, sebagai bagian dari upaya membangun semangat sehat.
Artikel Terkait
IIMS 2026 Cetak Transaksi Rp9,5 Triliun, Lampaui Target
Menteri Perdagangan Soroti Peran Swasta untuk Dongkrak Ekspor Jasa Indonesia
Mobil Tertabrak KRL di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Parungpanjang, Satu Orang Terluka
Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Tunaikan Zakat di BAZNAS Sebelum Sidang Kabinet