Rizky Billar dan Lesti Kejora Adopsi Anak Perempuan Pengidap Hidrosefalus

- Jumat, 06 Maret 2026 | 16:15 WIB
Rizky Billar dan Lesti Kejora Adopsi Anak Perempuan Pengidap Hidrosefalus

Pasangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora lagi-lagi jadi sorotan. Kali ini, bukan karena kabar sensasional, melainkan sebuah keputusan yang menyentuh hati: mereka mengadopsi seorang anak perempuan.

Anak itu bernama Klara, tinggal di Yayasan Sayap Ibu. Yang bikin ceritanya makin dalam, Klara diketahui mengidap hidrosefalus. Tapi kondisi itu justru yang membuat hati Billar dan Lesti tergerak untuk membantunya. Menurut Billar, niat ini sudah lama mengendap, jauh sebelum berita ini ramai dibicarakan.

"Iya sebetulnya ini sudah berlangsung sekitar hampir setengah tahun, ya, kalau enggak salah," ungkap Rizky Billar saat ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Kamis lalu.

Semuanya berawal dari sebuah kunjungan biasa ke panti asuhan itu. Tapi bagi mereka, pertemuan itu terasa istimewa. Sejak pandangan pertama, Billar mengaku ada ikatan yang langsung terjalin antara keluarganya dengan bocah lima tahun itu.

"Saat kita "visit" ke yayasan Sayap Ibu, perhatian kita tertuju kepada satu anak yaitu sosok anak yang bernama Clara (Klara)," kenangnya.

Billar bersikukuh, dorongan ini murni dari hati. Tak ada motivasi lain selain keinginan tulus untuk berbagi kasih. "Karena memang pertama saat itu hati kita tergerak dan tertarik untuk menjaga anak ini, untuk merawat anak ini, itu aja sih," jelasnya.

Namun begitu, ada hal yang perlu dipahami publik. Meski resmi diadopsi, Klara tidak tinggal bersama mereka di rumah. Ini bukan karena keengganan, melainkan menyangkut aturan dan prosedur standar yang ketat dari yayasan.

"Akhirnya kami berinisiatif mengadopsi tapi tidak dibawa pulang. Karena memang secara SOP-nya bahkan kita tidak boleh mempublikasi," tutur Billar.

Di sisi lain, Lesti Kejora sebagai seorang ibu memberi dukungan penuh. Bagi mereka, ini adalah bentuk rasa syukur. Sebuah cara untuk membalas rezeki yang selama ini mereka terima dengan cara membantu sesama.

"Senang dong, senang. Karena bagi kami, kami senang aja itu salah satu hal yang positif. Selagi mampu, selagi bisa bermanfaat dan bisa membantu anak ini, kenapa enggak gitu?" kata Billar menirukan semangat mereka berdua.

Ikatan keluarga ini pun sudah diperkenalkan. Putra sulung mereka, Abang L, sudah beberapa kali diajak Billar berkunjung. Tujuannya sederhana sekaligus mulia: agar si kecil belajar tentang empati dan kasih sayang sejak dini.

"Dan Abang juga beberapa kali ikut "visit" ke sana untuk menengok kakaknya. Usianya saat ini sekitar 5 tahunan lah, seusia di atas Abang L dikit," tutup Billar.

Jadi, di balik gemerlap dunia hiburan, ada cerita sederhana tentang dua orang yang memilih untuk membuka hati mereka lebih lebar. Bukan untuk pencitraan, tapi benar-benar karena panggilan nurani.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar