Belasan penyidik dari OJK dan Korwas PPNS Polri terlihat membawa keluar sejumlah boks dari kantor Mirae Asset Sekuritas di Senayan, Jakarta, Rabu siang kemarin. Penggeledahan ini bukan tanpa alasan. Mereka menduga ada praktik tak sehat terkait pasar modal yang terjadi di sana.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, aktivitas itu sudah berlangsung sejak siang. Sekitar pukul tiga sore, boks-boks berisi barang bukti mulai diangkut keluar. Suasana di sekitar gedung perkantoran itu pun tampak tegang.
Transaksi semu saham diduga menjadi biang keroknya. Praktik ini, kata penyidik, diduga telah memanipulasi pergerakan harga saham BEBS di pasar reguler.
“Rangkaian transaksi tersebut diduga menyebabkan harga saham BEBS di pasar reguler meningkat secara signifikan hingga sekitar 7.150 persen,”
kata Direktur Eksekutif Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK, Irjen Daniel Bolly Hyronimus, kepada awak media yang menunggu di lokasi.
Artikel Terkait
Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Diduga Dianiaya Pelajar Usai Bukber
IIMS 2026 Cetak Transaksi Rp9,5 Triliun, Lanjut ke Surabaya, Balikpapan, dan Manado
LPSK Berikan Perlindungan Darurat untuk Aktivis KontraS Korban Siraman Air Keras
Pemerintah Siapkan Teknologi Canggih untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026