Iran akhirnya membalas. Tidak lama setelah serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat menghantam wilayahnya, rudal-rudal balasan Iran meluncur dan menghantam pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain. Ini adalah respons langsung yang tegas.
Menurut Garda Revolusi Islam, serangan itu terjadi di tengah-tengah negosiasi nuklir yang sedang berlangsung. Mereka dengan jelas menyatakan, pangkalan militer AS akan selalu menjadi target sah jika "Negeri Paman Sam" itu memulai serangan. Ancaman itu kini menjadi kenyataan.
Namun begitu, sasarannya ternyata jauh lebih luas. Rudal-rudal Iran tidak hanya berhenti di Bahrain. Mereka juga menuju pangkalan udara AS Al-Udeid di Qatar, Ali Al-Salim di Kuwait, dan Al Dhafra di Uni Emirat Arab. Rentetan serangan ini menggambarkan skala balasan yang dipersiapkan Iran.
Belum selesai. Sasaran lain juga mencakup fasilitas AS di Riyadh, Arab Saudi, serta di Yordania. Yang terbaru, laporan menyebut pangkalan AS Al Harir di Irak juga ikut dihantam. Situasinya berkembang cepat dan makin panas.
Artikel Terkait
China Kecam Serangan Militer AS-Israel ke Iran, Desak Penghentian Segera
Bandara Dubai Tutup Total Imbas Ketegangan Militer AS-Israel dan Iran
Menteri Pertahanan Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Balas Serang Pangkalan AS
Festival Ramadan DPP Golkar Dihadiri Istri Menteri, Libatkan 284 Santri