Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru saja melakukan perombakan besar di jajaran Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri. Guncangan ini menyentuh posisi-posisi kunci, mulai dari pucuk pimpinan hingga direktur penindakan.
Perubahan itu resmi bergulir lewat Surat Telegram bernomor ST/440/II/KEP./2026, yang dikeluarkan pada Jumat lalu, 27 Februari 2026. Menanggapi hal ini, pihak Humas Polri memberikan penjelasan.
Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang biasa. "Ini bagian dari pembinaan karier dan upaya penyegaran organisasi," ujarnya, Sabtu (28/2).
Menurutnya, langkah ini penting untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme anggota dalam melayani masyarakat.
Di lapangan, pergeseran itu menempatkan Brigjen Totok Suharyanto sebagai Kepala Kortas Tipikor yang baru. Dia mengambil alih posisi Irjen Cahyono Wibowo yang berpindah menjadi Pati Kortas Tipikor jelang masa pensiun.
Kosongnya kursi Direktur Penindakan yang ditinggalkan Totok, kini diisi Brigjen Robertus Yohanes De Deo. Sebelumnya, Robertus memegang tampuk Direktur Penelusuran dan Pengamanan Aset di korps yang sama.
Lalu, siapa yang menggantikan Robertus? Tugas itu jatuh ke tangan Brigjen Indra Lutrianto Amstono, yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama TK.II di Bareskrim Polri.
Namun begitu, perombakan tak berhenti di situ. Surat telegram yang sama juga memindahkan dua pejabat lain. Wakakortas Tipikor, Brigjen Arief Adiharsa, kini ditugaskan sebagai Widyaiswara di Sespim Lemdiklat Polri.
Sementara Kombes Mulya Hakim Solichin, eks Wadircegah Kortas Tipikor, beralih peran menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama TK.II di dalam lingkungan Kortas Tipikor itu sendiri.
Isir kembali menekankan bahwa semua ini adalah strategi. "Tujuannya jelas, agar organisasi tetap adaptif, solid, dan siap menghadapi segala tantangan ke depan," tegasnya.
Harapannya, para pejabat yang mendapat amanah baru bisa cepat beradaptasi. Dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas menjadi kunci.
"Pimpinan berharap mereka segera bekerja optimal, menjaga soliditas, dan tentu saja, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri," pungkas Isir menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati: Indonesia Pacu Pasar Karbon Berintegritas Tinggi di Forum Dunia
MK Tolak Gugatan Larangan Keluarga Pejabat Maju di Pilpres
Polisi Ungkap Video Tawuran Pelajar di Pandeglang Hanya untuk Konten Media Sosial
APBD Makassar Terserap 11,07%, Wali Kota Tekankan Kualitas Hasil Lebih Penting dari Kecepatan Anggaran