Polda Sumsel dan OJK Sumsel Gelar Gerakan Bersama Berantas Kejahatan Fintech

- Jumat, 27 Februari 2026 | 15:55 WIB
Polda Sumsel dan OJK Sumsel Gelar Gerakan Bersama Berantas Kejahatan Fintech

Di sisi lain, ini sebenarnya bukan langkah berdiri sendiri. Upaya kolaboratif Polda dan OJK Sumsel ini selaras dengan kebijakan nasional yang ingin memperkuat perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Tujuannya jelas: menjaga kepercayaan publik. Kalau masyarakat sudah tak percaya, repot jadinya.

Lalu, apa langkah konkretnya? Mereka sepakat, dua hal utama harus didorong. Pertama, literasi keuangan masyarakat harus ditingkatkan. Kedua, kapasitas penyidik di kepolisian juga perlu diperkuat. Soal ini, OJK siap turun tangan memberikan dukungan teknis, saksi ahli, dan materi edukasi.

Pandangan serupa datang dari Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya. Baginya, sinergi seperti ini adalah wujud nyata kehadiran negara.

"Kolaborasi Polda Sumsel dan OJK menjadi langkah strategis dalam menekan angka penipuan keuangan digital. Ini bukan hanya isu daerah, tetapi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional," ujar Nandang.

Jadi, harapannya ke depan dengan koordinasi yang diperketat ini, upaya pencegahan dan penindakan hukum bisa lebih efektif. Lebih terukur, dan yang paling penting, berdampak luas untuk melindungi masyarakat Sumsel dari jerat kejahatan yang makin digital ini.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar