Jumat pagi (27/2/2026) yang cerah di Lobby Transmedia, Jakarta Selatan, riuh dengan semangat berbagi. Anita Ratnasari Tanjung, sang Founder CT ARSA Foundation, melepas langsung rombongan roadshow Gerakan Berbagi Kala Ceria atau Gebrag Kalcer. Ini adalah program khusus mereka di bulan Ramadan.
Intinya sih, kegiatan ini mau bagi-bagi kebahagiaan. Sasaran utamanya ya masyarakat prasejahtera, yang mungkin Ramadan tahun ini terasa berat.
Menurut Anita, roadshow kali ini bukanlah aksi yang berdiri sendiri. "Sebenarnya ini kelanjutan tim CT ARSA," ujarnya.
"Kemarin kita ke Sumatera untuk membantu para korban bencana alam. Nah, sesudah ini berkelanjutan di bulan suci Ramadan."
Rutenya cukup panjang, mencakup tujuh titik. Rombongan akan berkelana dari Jakarta, lanjut ke Karawang dan Cirebon, lalu menyusuri Brebes serta Tegal. Perjalanan berakhir di Jawa Tengah dan DIY, tepatnya Sukoharjo dan Gunungkidul.
Lokasi-lokasi yang dipilih punya alasan kuat. "Tempat-tempatnya adalah rumah inspirasi dan pesantren yang memang di bawah garis kemiskinan, juga para nelayan," jelas Anita.
"Jadi ini semua yang kita kunjungi adalah mereka yang prasejahtera dan di daerah marjinal."
Harapannya jelas: gerakan ini bisa memberikan bantuan nyata. Bukan cuma sekadar bantuan sembako, tapi bagian dari misi besar.
"Ini adalah visi daripada misi dari CT Arsa Foundation," lanjut Anita, "memutus mata rantai kemiskinan dengan pendidikan yang berkualitas dan juga kesehatan yang optimal."
Dan semua itu bermuara pada satu cita-cita. "Visi kita ini adalah untuk kebangkitan kaum duafa."
Artikel Terkait
Enam Warga Sesak Napus Akibat Asap Kebakaran di Kemayoran, Dievakuasi ke RS Hermina
Kebakaran di Permukiman Padat Kemayoran, 100 Personel Damkar Dikerahkan
Iran Tangguhkan Peran Mediasi Damai dengan AS sebagai Respons atas Invasi Israel ke Lebanon
10 Warga Keracunan Asap Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, Dilarikan ke RS