Malam Minggu di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Jakarta Barat, Ahmad Muzani menyampaikan pandangannya. Ketua MPR RI itu menilai langkah Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP) adalah sebuah keberanian diplomasi. Dan bukan sekadar langkah biasa.
“Keikutsertaan kita dalam BoP saya kira menjadi salah satu hal yang penting bagi perdamaian di Palestina termasuk di Gaza,” ujar Muzani, dengan nada optimis.
Ia bahkan menyebut, masyarakat Gaza kini bisa bernapas lega. “Masyarakat Gaza sekarang bersyukur ada perdamaian sehingga mereka bisa menikmati bulan Ramadan ini,” tambahnya.
Menurut Muzani, rencana membangun kembali Gaza yang hancur adalah upaya konkret. Sebuah terobosan nyata untuk membebaskan Palestina dari cengkeraman Israel. Di sisi lain, langkah ini juga mengangkat nama Indonesia di panggung internasional. Citra kita semakin baik.
“Tentu ini adalah sebuah upaya diplomasi yang luar biasa,” tegasnya.
Muzani tak lupa menyoroti peran Presiden Prabowo Subianto. “Kita bersyukur ada keberanian dalam berdiplomasi dari Presiden Prabowo di bawah pemerintahan beliau. Langkah ini bisa menjadi sesuatu yang membanggakan,” sebutnya.
Pembicaraan kemudian merambat ke hasil kunjungan Prabowo ke Washington. Muzani merespons positif serangkaian kesepakatan dengan Amerika Serikat yang baru diteken. Menurutnya, ada sejumlah poin yang jelas menguntungkan Indonesia.
“Kalau kita perhatikan apa yang dihasilkan oleh Presiden Prabowo dalam perjalanannya ke Washington sangat bagus, menggembirakan,” ungkap Muzani. “Pertama, misalnya, akan ada rencana investasi dari Amerika untuk berbagai bidang industri lainnya. Nilainya cukup besar.”
Sebelumnya, Presiden Prabowo sendiri telah menyuarakan optimisme serupa. Usai rapat perdana BoP atau Dewan Keamanan di Washington DC, Kamis lalu, ia menyebut ada kemajuan yang patut disyukuri.
“Ya, Alhamdulillah tadi berjalan dengan baik, lancar ya. Kita lihat kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai,” kata Prabowo kepada awak media.
Ia membeberkan, penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza menunjukkan perkembangan signifikan. Pasokan makanan dan kebutuhan dasar lainnya kini mengalir lebih deras. Bahkan, Prabowo menyebut level saat ini adalah yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
“Sementara saya kira aliran bantuan makan, kebutuhan rakyat Gaza saya kira tertinggi selama beberapa tahun. Jadi makan cukup, kebutuhan-kebutuhan lain mengalir deras,” imbuhnya.
Namun begitu, ia tak menutup mata. Berbagai tantangan masih membentang di depan mata. Mencapai perdamaian sejati, menurutnya, butuh tekad baja dan kewaspadaan ekstra terhadap segala rintangan.
“Tapi ya, kita harus bertekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina,” lanjut Prabowo dengan suara tegas.
Ia juga menegaskan komitmen kolektif. “Kita tentunya komit, tadi beberapa negara-negara muslim semua menegaskan komitmen kita untuk benar-benar mencapai lasting peace.”
Komitmen itu sekaligus mempertegas posisi Indonesia. Politik luar negeri yang bebas aktif dan selalu berpihak pada kemanusiaan bukan sekadar wacana. Langkah nyata ini menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis. Sebuah kekuatan yang diperhitungkan dalam upaya menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah.
Artikel Terkait
Anggota DPR Ingatkan Penerima Beasiswa LPDP: Dana dari Rakyat, Kewajiban Kembalikan ke Negeri
Ramalan Zodiak 24 Februari 2026: Aries Diimbau Hati-hati, Pisces Dapat Rezeki Dadakan
Trump Naikkan Tarif Impor Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Seluruh Wilayah Jakarta Hari Ini