MURIANETWORK.COM - Festival Imlek Nasional resmi dibuka di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Minggu, 22 Februari 2026. Acara yang mengusung tema "Harmoni Imlek Nusantara" ini diresmikan langsung oleh Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan. Festival yang akan berlangsung selama delapan hari hingga 1 Maret ini menawarkan beragam atraksi budaya dan hiburan gratis untuk masyarakat.
Suasana Meriah di Hari Pembukaan
Hari pertama festival langsung diwarnai dengan kemeriahan. Prosesi pembukaan dimulai dengan penabuhan bedug tradisional, yang kemudian disusul oleh penampilan barongsai yang energik. Ratusan pengunjung, dari anak-anak hingga dewasa, terutama dari komunitas Tionghoa, tampak antusias memadati area Lapangan Banteng. Mereka larut dalam kegembiraan, menikmati setiap suguhan hiburan yang disajikan panitia.
Pesan Harmoni di Bulan Ramadan
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Panitia, Irene Umar, menekankan makna persatuan dalam keberagaman yang diusung festival ini. Ia menyebut gelaran ini sebagai momentum untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia.
"Jadi ini baru hari pertama. Kebayang nggak sih, delapan hari penuh dengan surprise-surprise yang ada untuk menunjukkan Bhinneka Tunggal Ika, kekayaan Indonesia yang luar biasa, di mana berbeda-beda kita tetap satu. Itulah indahnya Harmoni Imlek Nusantara di bulan Ramadan ini," ungkap Irene di Jakarta Pusat.
Ragam Acara dan Jadwal Kunjungan
Festival Imlek Nasional 2026 terbuka untuk umum secara gratis. Masyarakat dapat mengunjunginya setiap hari mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WIB. Panitia telah menyiapkan segudang aktivitas yang menarik untuk dinikmati seluruh keluarga.
Beberapa rangkaian acara yang bisa dinantikan antara lain Festival Lentera, Pasar Kuliner, area Seni & Kreatif, dan Museum Terbuka yang mengangkat tema akulturasi budaya Tionghoa. Pengunjung juga bisa memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis atau menikmati instalasi film dari “Jumbo” sampai “Pelangi di Mars”.
Puncak Perayaan dengan Atraksi Spektakuler
Gelaran selama seminggu lebih ini akan memuncak pada tanggal 28 Februari 2026. Pada hari puncak, pengunjung akan disuguhkan atraksi spektakuler barongsai dan liong massal, pertunjukan musik serta tari tradisional, dan penampilan dari sejumlah seniman nasional. Momen tersebut dirancang sebagai simbol nyata harmoni dan persatuan bangsa dalam keragaman budaya.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini, 23 Februari 2026
ASEAN Foundation dan Polda Jateng Kolaborasi Gelar Pelatihan AI untuk Ribuan Warga
Harmoni Imlek Nusantara Digelar di Lapangan Banteng, Rayakan Keberagaman di Bulan Ramadan
Muzani: Keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace Langkah Diplomasi Berani