Jessica Pegula Juara Dubai, Rebut Gelar WTA 1000 Keempat

- Minggu, 22 Februari 2026 | 07:45 WIB
Jessica Pegula Juara Dubai, Rebut Gelar WTA 1000 Keempat

Malam Sabtu di Dubai berakhir dengan gemuruh sorak-sorai untuk Jessica Pegula. Petenis AS itu sukses mengalahkan Elina Svitolina dengan skor 6-2, 6-4 di final Dubai Duty Free Tennis Championships, merengkuh gelar WTA 1000 keempatnya. Bukan cuma itu, ini sekaligus gelar karier kesepuluh buat Pegula. Prestasi yang cukup gemilang.

Suasana final digambarkan Pegula sendiri sebagai sesuatu yang luar biasa. "Dua malam terakhir ini benar-benar spesial," ujarnya usai menerima trofi. "Dukungannya tidak hanya untuk saya, tapi untuk semua petenis putri yang bertanding dan berjuang keras sepanjang pekan ini."

Dengan kemenangan ini, namanya kini tercatat sebagai petenis Amerika ketiga yang pernah juara di Dubai. Dia mengikuti jejak legenda seperti Lindsay Davenport dan Venus Williams yang juara tiga kali di sana. Gelar keempat di level turnamen bergengsi WTA 1000 ini semakin mengukuhkan posisinya.

Perjalanannya menuju final memang berat. Di Doha, dia harus mengalahkan empat petenis yang masuk dalam 20 besar dunia. Mulai dari Iva Jovic di babak 16 besar, Clara Tauson di perempat final, lalu Amanda Anisimova di semifinal, sebelum akhirnya menundukkan Svitolina. Ini kali kedua dalam kariernya ia meraih pencapaian seperti itu, setelah sebelumnya di WTA Finals 2023.

Pertandingan final sendiri berlangsung cukup dominan di sisi Pegula. Meski sempat kehilangan dua poin pertama, dia langsung mengambil alih dengan memenangi sepuluh poin beruntun. Break servis di gim pembuka dan lagi dua gim kemudian memberinya keunggulan cepat 3-0.

Svitolina sempat mencoba bangkit dengan mematahkan servis Pegula untuk mengejar ketertinggalan jadi 1-3. Tapi, usaha itu langsung dipatahkan balik. Pegula kembali merebut servis lawannya untuk unggul 4-1. Keunggulan itu dibangun dari forehand-nya yang tajam dan agresif, diakhiri dengan sebuah forehand winner yang menutup set pertama dengan mulus dalam 34 menit.

Di set kedua, Pegula tidak memberi ruang bagi Svitolina untuk membangun momentum. Setelah unggul 2-1, dia langsung membalas dengan permainan servis yang solid. Kombinasi forehand mematikan dan permainan di net yang cerdik berhasil membawa break lagi, membuatnya unggul 3-2.

Svitolina tak menyerah. Dia terus memberikan tekanan, bahkan menyelamatkan beberapa break point di gim-gim servis terakhirnya. Namun, Pegula tampil tenang. Di saat-saat penentuan, dia melepaskan forehand winner terakhirnya, lalu menutup pertandingan dengan sebuah ace yang sempurna.

Kemenangan ini jadi kado ulang tahun yang manis untuk Pegula yang akan berusia 32 tahun pada Selasa (24/2) mendatang. "Hadiah ulang tahun yang luar biasa. Saya bisa merayakannya sambil terbang pulang nanti. Tapi yang pasti, saya pulang membawa trofi ini. Pekan yang hebat," katanya dengan senyum lebar.

Di usianya yang tak lagi muda, Pegula masuk dalam daftar elit. Dia jadi petenis keempat sejak 1990 yang berhasil meraih beberapa gelar tier I/WTA 1000 setelah berusia 30 tahun, bergabung dengan nama-nama besar seperti Martina Navratilova, Mary Pierce, dan Serena Williams. Di Dubai, dia juga tercatat sebagai juara tunggal putri tertua kedua, hanya lebih muda dari Venus Williams saat juara di 2014 dulu.

Pertemuan dengan Svitolina ini sendiri adalah yang kesembilan kalinya. Dan ini jadi kemenangan keenam Pegula, sekaligus yang pertama kalinya ketika keduanya sama-sama berada di peringkat 10 besar dunia. Sebuah kemenangan yang punya makna lebih.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar