MURIANETWORK.COM - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa rencana pengiriman pasukan perdamaian TNI ke Jalur Gaza telah mendapat persetujuan penuh dari otoritas Palestina. Pernyataan ini disampaikan usai pertemuannya dengan perwakilan Palestina dalam forum Board of Peace di Washington DC, Amerika Serikat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya internasional untuk menjaga gencatan senjata dan menciptakan stabilitas di wilayah konflik tersebut.
Restu Resmi dari Pihak Palestina
Dalam pertemuan yang berlangsung di Washington DC itu, hadir pula Ketua Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG), Ali Shaath, sebagai wakil resmi Palestina. Kehadiran pejabat tinggi Palestina ini bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal politik yang jelas mengenai dukungan terhadap rencana tersebut. Menurut penjelasan Menlu Sugiono, pihak Palestina tidak hanya mengetahui, tetapi juga telah memahami dan menyetujui mandat yang akan diemban oleh personel TNI di lapangan.
Sebagai Chairman NCAG, Ali Shaath menyoroti kondisi kemanusiaan yang mendesak. Ia menekankan bahwa kebutuhan paling utama warga Gaza saat ini adalah terciptanya lingkungan yang aman dan terbebas dari kekerasan.
Artikel Terkait
Bayi Hampir Dibawa Orang Lain, RSHS Bandung Minta Maaf
Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman untuk 11 Bulan ke Depan Hadapi El Nino
Rusia Desak Serangan Israel ke Lebanon Masuk Cakupan Gencatan Senjata AS-Iran
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Rumah Kosong yang Rugikan Korban Rp 100 Juta