Pelatih Persija Soroti Adaptasi Pemain dan Kekecewaan atas Absennya VAR

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 08:30 WIB
Pelatih Persija Soroti Adaptasi Pemain dan Kekecewaan atas Absennya VAR

MURIANETWORK.COM - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku kemenangan 2-1 atas PSM Makassar tak lepas dari kemampuan anak asuhnya beradaptasi dengan kondisi lapangan yang kurang ideal. Pertandingan pekan ke-22 Liga 1 2025/26 itu berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat (20/2) malam, di mana Persija berhasil meraih tiga poin penting meski dihadapkan pada tantangan teknis di luar taktik.

Adaptasi Kunci di Lapangan yang Sulit

Souza mengungkapkan, permukaan lapangan yang buruk sempat menjadi hambatan bagi gaya bermain cepat yang biasa diterapkan Persija. Namun, ia melihat bahwa situasi tersebut justru berdampak ganda. Alih-alih hanya merugikan timnya, kondisi itu juga memengaruhi performa tamu dari Makassar, yang akhirnya bisa dimanfaatkan oleh skuad ibu kota.

“Kondisi lapangan memang tidak menawarkan kualitas yang baik dan itu biasanya merugikan tim kami yang bermain cepat. Tapi hari ini juga merugikan lawan,” tuturnya dalam konferensi pers usai laga.

Ia memberikan contoh nyata melalui gol kemenangan yang dicetak oleh Maxwell Souza. Momen itu berawal dari kesalahan kiper PSM, Reza Arya, dalam membuang bola, yang langsung disambut dengan sundulan tajam sang penyerang. Insiden tersebut, dalam pandangan pelatih asal Brasil itu, menggarisbawahi bagaimana faktor non-teknis bisa menjadi penentu dalam atmosfer pertandingan yang ketat.

Kekecewaan atas Absennya VAR

Di luar sorotan terhadap jalannya pertandingan, Souza menyampaikan kekecewaannya terkait tidak berfungsinya teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam laga tersebut. VAR dilaporkan mengalami kendala teknis, sehingga tidak dapat digunakan untuk memantau pertandingan.

Menurut analisisnya, kehadiran VAR sangat krusial dalam sepak bola modern untuk memastikan akurasi keputusan, khususnya pada momen-momen kritis yang meragukan. Tanpa alat bantu itu, potensi kesalahan manusia di lapangan hijau menjadi lebih besar.

“Saya pikir sangat disayangkan tidak ada VAR. Dalam situasi yang meragukan, VAR bisa membantu mengklarifikasi,” jelasnya.

Meski begitu, Souza menyatakan bahwa timnya telah mendapatkan informasi resmi mengenai kondisi VAR sebelum pertandingan dimulai. Dengan demikian, ia merasa tidak memiliki dasar untuk mempermasalahkannya lebih jauh, meski tetap menilai ketiadaan teknologi tersebut sebagai sebuah kemunduran.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar