MURIANETWORK.COM - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memimpin salat Jumat perdana di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (24/5/2024). Dalam kunjungan kerjanya, Menag tidak hanya bertindak sebagai khatib, tetapi juga menyampaikan visi strategis peran masjid di pusat pemerintahan baru, meninjau fasilitas, serta menyalurkan bantuan sosial kepada pekerja dan warga sekitar.
Visi Masjid Modern di Ibu Kota Baru
Khotbah Jumat yang disampaikan Nasaruddin Umar mengangkat tema transformasi peran masjid di tengah perkembangan zaman. Ia menegaskan bahwa fungsi masjid harus berkembang, tidak terbatas hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual semata. Menurutnya, masjid masa kini perlu menjadi pusat pemberdayaan yang aktif memajukan umat, menciptakan simbiosis mutualisme antara bangunan suci dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Harapan besar disematkan pada Masjid Negara IKN. Menag ingin tempat ibadah ini tumbuh menjadi simbol nyata toleransi dan kemuliaan, sekaligus ruang inklusif yang merangkul seluruh lapisan.
"Masjid ini harus menjadi mercusuar untuk toleransi, masjid ini harus menjadi simbol pemersatu umat," tegasnya.
Tinjauan Fasilitas dan Aksi Kepedulian
Usai menunaikan salat Jumat, agenda kunjungan kerja dilanjutkan dengan peninjauan terhadap sejumlah fasilitas vital di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Perhatian terhadap kesejahteraan para pekerja yang membangun IKN dan masyarakat sekitar diwujudkan melalui penyaluran bantuan secara langsung. Bantuan tersebut berupa kitab suci Al-Qur'an dan kurma, sebagai bentuk dukungan spiritual dan perhatian terhadap kebutuhan dasar.
Komitmen Lingkungan di Plaza Bhinneka Tunggal Ika
Menutup rangkaian kunjungannya, Menteri Agama melakukan aksi simbolis penanaman pohon di Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Langkah konkret ini dimaknai sebagai wujud komitmen Kementerian Agama dalam mendukung aspek pelestarian lingkungan hidup di wilayah IKN, menyelaraskan pembangunan fisik dengan tanggung jawab ekologis.
Secara keseluruhan, Nasaruddin Umar berharap Masjid Negara IKN kelak dapat menjadi teladan dalam mempraktikkan nilai-nilai kepemimpinan dan kesejahteraan ala Rasulullah SAW. Kehadirannya di IKN bukan sekadar seremonial, melainkan penegasan bahwa fondasi spiritual dan nilai-nilai universal kemanusiaan menjadi pilar penting dalam membangun ibu kota bangsa.
Artikel Terkait
Mantan Dubes Kritik Board of Peace Trump: Tak Ada Peta Jalan Kemerdekaan Palestina
Bank Sampah Sumber Mutiara Tangerang Raih Juara I Lomba Kebersihan Kota
DPR Dorong Sinergi TVRI, RRI, dan ANTARA untuk Warisan Piala Dunia 2026
Jadwal Imsak Denpasar 21 Februari 2026 Pukul 04.46 WITA