MURIANETWORK.COM - Komitmen untuk menggunakan bata interlock (sepablock) produksi PT Semen Padang sebagai material utama hunian tetap (huntap) pascabencana ditegaskan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria. Kesepakatan ini diambil dalam kunjungan kerja ke pabrik Semen Padang di Indarung, Padang, Jumat (20/2/2026), bertepatan dengan pengiriman perdana material untuk 500 unit huntap yang dibangun Buddha Tzu Chi di Sumatra Barat. Pembangunan huntap untuk korban bencana akhir 2025 sendiri telah dimulai di tiga provinsi: Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Dukungan untuk Solusi Konstruksi yang Efisien dan Kokoh
Dalam kunjungan tersebut, Dony Oskaria secara khusus menyoroti keunggulan sepablock yang dianggap cocok untuk proyek pemulihan bencana. Ia menjelaskan bahwa material ini tidak hanya terbukti kokoh, tetapi juga menawarkan efisiensi waktu dalam proses pemasangan. Dari sisi kenyamanan penghuni, rumah yang dibangun dengan sepablock disebut mampu menciptakan suhu yang lebih sejuk di dalam ruangan.
Dony Oskaria menegaskan komitmennya untuk mendorong penggunaan material ini. “Standar material yang kuat, cepat dipasang, dan nyaman dihuni akan mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana sekaligus menekan biaya pembangunan,” ujarnya.
Artikel Terkait
Jasa Raharja Tegaskan Etika dan Kepatuhan sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
Gubernur Jabar Bayar Dua Bulan Gaji Tertunggak Karyawan Kebun Binatang Bandung
Pelaku Pemalakan di Purwakarta Tewaskan Pemilik Hajatan, Ditangkap Usai Buron ke Subang
Supplier MBG Kendal Demo, Tagihan Rp141 Juta Tak Dibayar Koperasi