MURIANETWORK.COM - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang bersama Ditresnarkoba Polda Sumatera Selatan menggerebek sebuah kawasan di Bom Baru, Palembang, yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba. Operasi yang digelar pada Jumat (20/2/2026) itu berhasil mengamankan enam orang tersangka serta sejumlah barang bukti narkotika. Penggerebekan ini merupakan bagian dari upaya sistematis kepolisian untuk menekan peredaran gelap narkoba yang meresahkan warga.
Operasi di Lorong Manggar Dua
Razia dilaksanakan di Jalan Selamat Riyadi, tepatnya di Lorong Manggar Dua, Kecamatan Ilir Timur II. Lokasi tersebut bukanlah target sembarangan. Berdasarkan pemetaan intelijen yang matang, kawasan itu telah lama dicurigai sebagai pusat transaksi dan penyimpanan barang haram tersebut. Pimpinan operasi, AKBP Christopher Panjaitan, memimpin langsung penyisiran terhadap sejumlah rumah yang telah teridentifikasi.
“Kawasan ini sebelumnya sudah kami petakan sebagai tempat transaksi dan penyimpanan narkoba. Petugas menyisir rumah-rumah yang dicurigai sebagai tempat aktivitas para kurir maupun bandar,” tutur Kasubdit Reserse Narkoba Polda Sumsel itu dalam keterangannya.
Barang Bukti dan Pelaku yang Melarikan Diri
Hasil penyisiran di lokasi membuahkan temuan signifikan. Di antara barang bukti yang berhasil diamankan adalah alat isap sabu atau bong, plastik klip, timbangan digital, sejumlah ganja, serta beberapa paket kecil yang diduga sudah siap diedarkan. Meski enam orang berhasil diamankan dalam operasi tersebut, sejumlah pelaku lain sempat melarikan diri menyusul aksi penggerebekan yang dilakukan petugas.
Christopher Panjaitan menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk konkret kehadiran negara dalam memerangi kejahatan narkotika. Ia juga menyatakan bahwa pengejaran terhadap pelaku yang kabur masih terus dilakukan.
“Negara hadir untuk menekan peredaran narkoba yang sangat marak. Barang bukti seperti bong, plastik klip, timbangan, ganja, dan paket kecil berhasil kami amankan, bersama enam orang yang diduga terlibat. Petugas terus mengejar pelaku yang melarikan diri,” jelasnya.
Bagian dari Program Penegakan Hukum
Kegiatan penggerebekan ini tidak berdiri sendiri. Operasi tersebut merupakan implementasi dari program prioritas Kapolri dan Kapolda Sumatera Selatan untuk secara agresif membabat jaringan narkoba di seluruh wilayah. Tujuannya jelas: menciptakan efek jera bagi para pengedar dan memberikan rasa aman kembali kepada masyarakat Palembang. Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen aparat untuk terus membersihkan wilayah dari ancaman narkotika, sebuah upaya yang membutuhkan ketekunan dan konsistensi di lapangan.
Artikel Terkait
Orang Tua Laporkan RS Paramount Makassar ke Polisi Diduga Malapraktik Infus pada Bayi 9 Bulan
Banjir Lamongan Kembali Meningkat, Warga Keluhkan Bantuan Minim
OJK Bentuk Satgas Khusus untuk Awasi Delapan Rencana Reformasi Pasar Modal
Proyek Banjir Jundul Rawang Ditargetkan Lelang Oktober 2026