Gubernur DKI Resmikan Revitalisasi Taman Semanggi, Targetkan Jadi Etalase Baru Ibu Kota

- Jumat, 20 Februari 2026 | 16:40 WIB
Gubernur DKI Resmikan Revitalisasi Taman Semanggi, Targetkan Jadi Etalase Baru Ibu Kota

Jumat (20/2/2026) lalu, suasana di kawasan Semanggi terasa berbeda. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi memulai proyek revitalisasi taman ikonis itu dengan sebuah seremoni groundbreaking. Niatnya jelas: menjadikan Taman Semanggi sebagai etalase baru Ibu Kota.

“Mulai hari ini sampai mudah-mudahan tanggal 22 Juni 2027, Jakarta mempunyai etalase baru yang jadi lebih baik. Namanya adalah Semanggi,”

begitu pengumuman Pramono di lokasi proyek. Suaranya terdengar penuh keyakinan.

Kalau dirunut, gagasan tentang Semanggi ini bukan barang baru. Pramono mengingatkan, ide awalnya justru datang dari Presiden pertama kita, Sukarno, way back di tahun 1962. Empat helai daun semanggi yang jadi simbolnya punya makna mendalam: soal konektivitas, transformasi, estetika, dan tentu saja, kehidupan.

“Sekarang ini, kami di Pemprov DKI pengin tempat ini betul-betul jadi ikon. Tempat yang bisa dinikmati siapa saja,” ujarnya lagi.

Dia kemudian menambahkan, revitalisasi ini juga bentuk regenerasi gagasan Bung Karno yang dianggap masih sangat relevan hingga sekarang.

Di sisi lain, ada satu konsep lain dari Sang Proklamator yang coba dihidupkan kembali: reconnection atau keterhubungan. Dan lokasi Taman Semanggi, dengan luas sekitar 6 hektare, memang tempat yang strategis. Ia dirancang untuk menjadi simpul yang menghubungkan banyak hal, banyak orang. Bukan cuma sekadar taman biasa.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar