MURIANETWORK.COM - Ribuan warga di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memadati masjid dan mushala sejak sore hari pada hari pertama salat Tarawih, Jumat (20/2/2026). Keramaian yang terekam dan viral di media sosial itu tidak hanya dipicu oleh semangat ibadah, tetapi juga oleh tradisi tahunan penyaluran zakat mal dari seorang tokoh masyarakat setempat.
Antusiasme Jemaah di Titik Keramaian
Suasana luar biasa terlihat di sejumlah titik, salah satunya di Mushala Wakaf Abdullah, Kelurahan Kepanjin. Halaman rumah ibadah itu penuh sesak oleh jemaah yang datang lebih awal. Kekhawatiran tidak mendapat tempat di dalam ruangan mendorong banyak orang hadir sebelum waktu magrib tiba. Antusiasme tahun ini tampak sangat tinggi, menyambut momen ibadah sekaligus tradisi sosial yang telah dinanti.
Dermawan di Balik Tradisi
Menurut penuturan warga, keramaian tersebut erat kaitannya dengan pembagian sedekah yang rutin digelar usai salat. Bantuan dengan nilai mencapai ratusan ribu rupiah per orang itu berasal dari zakat mal pribadi MH Said Abdullah, seorang politisi senior dan anggota DPR dapil Madura. Kedermawanannya dalam menyambut Ramadan telah menjadi tradisi yang dikenal luas.
“Iya, saya memang tarawih di sini karena dekat rumah. Setiap Ramadan memang selalu ada pembagian zakat dari Bapak Said Abdullah kepada jemaah salat tarawih,” tutur Syifa, salah seorang warga yang hadir.
Ia menambahkan, reputasi sang tokoh sebagai pribadi yang ringan tangan sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat. “Beliau memang dikenal dermawan. Mudah-mudahan kegiatan baik seperti ini terus istikamah setiap tahun,” harap Syifa.
Makna di Balik Keramaian
Lebih dari sekadar keramaian, tradisi tahunan ini dipandang sebagai wujud nyata solidaritas sosial. Di tengah suasana bulan suci yang kerap diwarnai peningkatan kebutuhan pokok, aksi berbagi seperti ini memberikan dampak langsung dan mempererat tali persaudaraan. Masyarakat berharap semangat berbagi ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta meringankan beban sesama.
Meski dipadati ribuan jemaah, pelaksanaan salat Tarawih perdana di berbagai sudut Kabupaten Sumenep dilaporkan berjalan dengan lancar dan khidmat. Tradisi yang mengakar kuat ini sekali lagi menunjukkan perpaduan unik antara kesalehan individu dan kepedulian sosial dalam menyambut Ramadan.
Artikel Terkait
Inara Rusli Minta Maaf kepada Wardatina Mawa Usai Laporan Polisi
Jokowi Sarankan Negara Berkembang Fokus pada Aplikasi AI di Forum Global
Menteri Amran Sidak Pasar Kebayoran, Temukan Pelanggaran Harga Minyak Goreng
Banjir Cipulir Pagi Buta, Warga Tak Sempat Sahur dan Putuskan Pindah Usai Lebaran