JAKARTA – Dalam sebuah forum internasional, Donald Trump memberikan pujian yang cukup mencolok kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Mantan Presiden Amerika Serikat itu bahkan mengaku enggan berhadapan dengan Prabowo. "Saya tak mau melawannya," ujarnya.
Pernyataan itu meluncur dalam Konferensi Tingkat Tinggi perdana Board of Peace (BoP), Kamis lalu. Trump, dengan gaya khasnya, menyebut Prabowo sebagai "lelaki yang sangat saya suka".
"Benar-benar kuat. Saya tidak mau melawannya, Presiden Prabowo Subianto dari Indonesia," kata Trump di hadapan para pemimpin negara lainnya.
Menurut Trump, Prabowo adalah sosok besar yang memimpin negara besar. Ia bahkan menceritakan sedikit percakapan mereka tentang jumlah penduduk Indonesia. "Saya tanya ada berapa orang penduduk di Indonesia. Dia bilang 'sekitar 240 juta orang'. Saya bilang, 'tidak, tidak, katakan lagi ada berapa banyak, Anda punya negara yang besar'," ucap Trump menirukan dialog singkat itu.
Di sisi lain, Trump juga menilai kepemimpinan Prabowo berjalan baik. Ia melihat Prabowo dihormati oleh banyak pemimpin dunia. "Anda melakukan pekerjaan dengan sangat baik serta dihormati banyak orang," tuturnya lagi.
Pertemuan ini sendiri digelar atas undangan Trump. Prabowo hadir mewakili Indonesia. Tak sendirian, sejumlah pemimpin dan perwakilan dari puluhan negara lain juga hadir. Mulai dari Albania, Argentina, hingga Vietnam, Azerbaijan, dan negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Qatar turut serta dalam KTT tersebut.
Nuansa pertemuan terlihat cukup hangat. Pujian Trump, meski terdengar hiperbolis, setidaknya menandai sebuah interaksi yang positif di antara kedua pemimpin itu di panggung global.
Artikel Terkait
Menteri Amran Sidak Pasar Kebayoran, Temukan Pelanggaran Harga Minyak Goreng
Banjir Cipulir Pagi Buta, Warga Tak Sempat Sahur dan Putuskan Pindah Usai Lebaran
Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Nasional ASRI untuk Benahi Lingkungan
Anak 5 Tahun Berjuang Lawan Tumor Kandung Kemih, Tetap Semangat Raih Cita-cita Jadi Dokter