Industri Sepeda Motor Tumbuh 1,3%, Ekspor Tembus Rp10,5 Triliun

- Jumat, 20 Februari 2026 | 10:30 WIB
Industri Sepeda Motor Tumbuh 1,3%, Ekspor Tembus Rp10,5 Triliun

Jakarta: Di tengah dinamika pasar yang fluktuatif, industri sepeda motor nasional ternyata masih punya gigi. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai sektor ini punya daya tahan tinggi, bahkan jadi salah satu penopang utama kinerja manufaktur dalam negeri. Tak main-main, kontribusinya cukup signifikan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sendiri menegaskan, sektor manufaktur termasuk otomotif roda dua masih menjadi motor penggerak ekonomi kita.

“Sektor industri manufaktur Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif sebagai penggerak utama perekonomian nasional,” kata Agus, seperti dikutip dari Antara.

Pernyataan senada datang dari Setia Diarta, Dirjen ILMATE Kemenperin. Menurutnya, industri kendaraan roda dua punya peran krusial dalam menjaga stabilitas industri nasional secara keseluruhan.

Angkanya pun berbicara. “Pada tahun 2025, pasar domestik kendaraan roda dua mencatatkan penjualan lebih dari 6,4 juta unit, tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun 2024,” ujar Setia.

Ia melanjutkan, “Didukung juga oleh kinerja ekspor yang mencapai sekitar 540 ribu unit CBU, dengan total nilai ekspor mencapai Rp10,5 triliun.”

Data itu menunjukkan sesuatu yang menggembirakan: pasar dalam negeri tetap solid, sementara ekspor menunjukkan tren yang cukup signifikan, baik dari volume maupun nilainya.

Apresiasi untuk Pencapaian 1 Juta Unit

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar