Pada intinya, ia menekankan bahwa harmoni antara kegiatan usaha, olahraga, dan kenyamanan warga harus dijaga. "Intinya, kita ingin olahraga jalan, usaha tumbuh, tapi warga tetap merasa tenang dan dihargai," tuturnya.
Keluhan Warga di Media Sosial
Keluhan ini bukan tanpa dasar. Sebelumnya, sejumlah warga di kawasan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, telah menyuarakan keresahan mereka melalui media sosial. Mereka mengeluhkan suara bising dari aktivitas di sebuah lapangan padel yang mengganggu keseharian.
Seorang warga bahkan mengaku telah melaporkan keluhannya melalui aplikasi layanan publik dan kanal resmi pemerintah daerah, termasuk dengan menandai akun Gubernur DKI Jakarta. Namun, hingga saat itu, respon yang diharapkan belum juga datang.
Respons Langsung dari Gubernur
Menanggapi eskalasi keluhan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya memberikan respons. Ia menyatakan akan segera memanggil seluruh pengelola dan pemangku kepentingan terkait usaha lapangan padel untuk membahas persoalan yang muncul.
Pemanggilan tersebut rencananya dilakukan dalam waktu dekat guna mengkaji kesesuaian perizinan dan operasional dengan regulasi yang ada.
"Minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini. Saya minta dipresentasikan," kata Pramono kepada para wartawan di Balai Kota Jakarta.
Artikel Terkait
Guru Silat di Serang Diamankan Warga Diduga Lecehkan Murid di Bawah Umur
Buronan Bandar Narkoba The Doctor Ditangkap di Penang Setelah Bersembunyi Sejak 2024
Komisi Yudisial Dorong Sanksi terhadap Hakim Bersifat Final dan Mengikat
Gubernur Kalsel Tegaskan Tidak Ada WFH bagi Aparatur