Zelensky mendesak sekutunya untuk memberikan jaminan keamanan yang jelas. Tanpa itu, perdamaian sulit dibangun. "Di mana tidak ada sistem keamanan yang jelas, perang selalu kembali," tegasnya.
Di sisi lain, ada satu poin yang terus dia perjuangkan: kehadiran Eropa di meja perundingan. Zelensky yakin peluang damai akan lebih besar jika negara-negara Eropa punya kursi di sana. Sayangnya, usulan ini sudah ditentang keras oleh Moskow. "Eropa praktis tidak hadir di meja perundingan. Menurut saya itu adalah kesalahan besar," katanya.
Perang yang dimulai sejak invasi Rusia pada Februari 2022 ini masih berlangsung. Upaya perdamaian terus digaungkan, tapi jalan menuju meja perundingan ternyata masih panjang dan berliku.
Artikel Terkait
Polres Rokan Hulu Intensifkan Patroli dan Bagi Sembako untuk Cegah Karhutla
Kedubes Palestina Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Tiga Pasukan Perdamaian Indonesia di Lebanon
KPK Periksa Lima Saksi Swasta Terkait Dugaan Penyamaran Aset Mantan Kajari
Kebakaran SPBE di Bekasi Lukai 15 Orang, Dua Korban Luka Bakar 90 Persen